Peringatan HLN ke-73, PLN Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan Kepada Pelanggan

SEMARANG – Hari Listrik Nasional (HLN) ke-73 dijadikan momentum bagi PLN untuk terus berkomitmen meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.

Sampai dengan peringatan HLN ke-73 ini (2018) rasio elektrifikasi di Jawa Tengah dan DIY sudah mencapai angka 97,92% (Jateng 98,43%, DIY 93,77%), sedangkan di tahun sebelumnya yaitu 2017, rasio elektrifikasi Jawa Tengah dan DIY hanya mencapai 95,66%, artinya terjadi kenaikan sekitar 2,26%.

General Manager PLN UID Jateng & DIY, Agung Nugraha mengatakan, sampai saat ini hanya 2% wilayah Jateng dan DIY yang belum teraliri listrik. Daerah tersebut tersebut di wilayah Brebes, Pekalongan, Purbalingga, Jepara, Kulonprogo dan Gunungkidul.

Agung menyebutkan, masih adanya masyarakat yang belum menikmati listrik, bukan karena tidak adanya jaringan, mengingat jaringan sampai ke seluruh Desa di wilayah Jateng dan DIY.

“Salah satu faktornya, karena masyarakat memang belum membutuhkan, misalnya ada warung yang hanya buka di siang hari, jadi tidak butuh listrik, ada juga yang belum mampu membayar sambungan baru, tapi itu tidaklah bauak,” ujarnya usai memimpin upara peringatan HLN Ke 73 di halaman kantor PLN DIstribusi Jateng dan DIY Jatingaleh, Kota Semarang, Senin (29/10).

Ditambahkannya, PLN memberikan kemudahan kepada masyarakat kurang mampu yang akan melakukan penyambungan baru berupa pembayaran yang bisa diangsur sampai 12 kali. Selain itu juga ada program subdi dari pemerintah pusat dan daerah.

Kemudian dari sisi penambahan pelanggan, sampai dengan September 2018 penambahan pelanggan baru sebesar 322.258 pelanggan, jadi total pelanggan PLN UID Jateng & DIY saat ini sebesar 11.063.918.

“Hal ini menunjukan komitmen PLN yang terus melayani pelanggan dengan sepenuh hati bahkan sampai dengan pelosok. Di tahun 2019 mendatang kami berharap bisa melistriki 100% seluruh wilayah jateng dan DIY,” imbuhnya.

Selain itu, sebagai wujud komitmen PLN dalam melayani pelanggan juga ditunjukan saat terjadinya bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah. Relawan yang tergabung dari seluruh unit PLN se-Indonesia secara gotong royong memulihkan kelistrikan yang rusak akibat terjangan gempa di Sulteng.

PLN UID Jateng dan DIY juga mengirimkan sejumlah relawan ke daerah terdampak bencana. “Total sebanyak 84 Personil diterjunkan untuk membantu memulihkan kelistrikan di Sulteng yang terbagi ke dalam 2 batch, batch pertama diterjunkan pada tanggal 2 Oktober 2018 dan batch 2 diberangkatkan pada 15 Oktober 2018”.

Sampai dengan saat ini kondisi kelistrikan di Sulawesi Tengah sudah berangsur normal berkat kontribusi dan kerja sama dari relawan PLN.

Sementara itu, pada momen upacara ini juga diserahkan penghargaan kepada pegawai PLN yang menorehkan beberapa prestasi. Pada penyelenggaraan LIKE (Learning, Innovation, Knowledge, and Exhibition) PLN 2018 di Kantor Pusat pada 23 – 25 Oktober 2018 lalu PLN UID Jateng & DIY berhasil meraih 7 piala.

Penghargaan yang dicapai antara lain : 1st Runner Up Story Telling PLN English Olympiad 2018, 1st Runner Up Creative Video Presentation PLN English Olympiad 2018, Implementasi Inovasi Terbaik, Unit Marketing Terbaik, Juara III Karya Inovasi Kategori Transmisi dan Distribusi dengan judul ‘MES POLE’ dari UP3 Cilacap, Juara II Karya Inovasi Kategori Technical Supporting dengan judul ‘Temporary Insulator 3 in 1’ dari UP3 Salatiga, dan Juara III Non-Technical Supporting Aplikasi dengan judul ‘AMPLITUDO’ dari UP3 Kudus.(ZP/04)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here