Bekerja 24 Jam, Operator Kiosk Pertamax Tak Pulang Saat Lebaran

Yanuar Budi Hartanto General Manager Pertamina Marketing Operatin Region IV Jateng DIY memberikan apresiasi kepada petugas operator Kiosk Pertamax.

SEMARANG – Momen hari raya Idul Fitri atau Lebaran adalah momen untuk berkumpul bersama keluarga, untuk bersilaturahmi dan merupakan hari yang ditunggu-tunggu kedatangannya. Namun, terkadang, tidak semua orang bisa menikmati kebersamaan dengan keluarga demi pekerjaan dan menjalankan tugas.

Salah satunya adalah petugas yang tergabung dalam Satuan Tugas Ramadan Idul Fitri (Satgas RAFI) Pertamina Marketing Operation Region IV Jateng DIY.

Demi memberikan pelayanan kepada para pemudik, seluruh petugas yang tergabung dalam Satgas RAFI tidak bisa menikmati momen Lebaran bersama sana keluarganya. Mereka tidak pulang. Tercatat para petugas terdepan Pertamina ini tak pulang sejak H-7 lebaran sampai H+7 Lebaran atau tepatnya sampai Minggu (24/6) mendatang.

Diketahui, sejak adanya tol Operasional dan Fungsional sepanjang 219,5 KM yang mulai dioperasikan sejak H-7 Lebaran, Pertamina Marketing Operation Region IV Jateng DIY mengoptimalkan seluruh fasilitasnya untuk memastikan ketersediaan BBM di seluruh rest area agar mudah didapat oleh para pengendara.

Dalam memberikan pelayanan garda terdepan Pertamina adalah Satgas RAFI (Ramadhan-Idul Fitri). Mereka bekerja siang malam tanpa henti untuk menyuplai BBM kepada para pemudik yang melintasi tol fungsional.

Mereka juga harus sigap ketiga atrian permintaan BBM mengular. Hal itu sering terjadi mengingat setiap Kiosk Pertamax hanya ada satu alat Mobile Dispencer. Saat atrian panjang petugas menyuplai BBM dengan jerigen yang sudah diisi BBM dan mendatangi setiap mobil. Tak hanya itu jika cukup jauh petugas juga sigap dengan menggunakan sepeda motor untuk mengantarkan BBM kepada pemudik.

Sofi’i salah satu petugas kiosk Pertamax di KM 420 Tol Semarang-Batang adalah satu dari 256 petugas Kiosk Pertamax yang disebar di sepanjang tol fungsional.

Ia tak bisa menimati Lebaran bersama keluarga demi memberikan pelayanan kepada para pemudik yang membutuhkan BBM.

Sedih memang dirasakan oleh Sofi’i dan teman-temannya karena tidak bisa berkumpul dengan keluarga di hari raya Idul Fitri, namun demi tugas dan membantu kelancaran arus mudik dan arus balik lebaran hal itu dijalaninya dengan senang hati.

“Sedihnya adalah tidak bisa berlebaran dengan keluarga, tapi demi tugas dan membantu masyarakat, keluarga tidak mempermasalahkannya,” ujar warga Kota Semarang ini, saat ditemui di Kiosk Pertamax Rest Area KM 420 Tol Fungsional Semarang-Batang, Jum’at (22/6).

Dia mengaku, bersama dengan rekan-rekannya selama bertugas melayani pemudik hanya tidur di tenda yang sudah disedikan di bekalang tenda Kiosk Pertamax dengan fasilitas seadanya.

Untuk komunikasi dengan keluarga hanya bisa dilakukan melalui telepon saja. Dia baru merasa sedih ketika anaknya telepon dan menanyakan kapan dirinya pulang.

Kesedihan para petugas Satgas RAFI ini sedikit terobati, karena GM Pertamina MOR IV Yanuar Budi Hartanto memberikan apresiasi atas kerja keras para petugas yang memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen.

“Kami mengapresiasi petugas karena sudah bekerja siang malam tanpa henti, demi bisa memenuhi kebutuhan BBM para pemudik,” kata Yanuar.

Yanuar mengaku, para petugas operatot KiosK Pertamax adalah garda terdepan Pertamina dalam melayani kebutuhan BBM bagi pemudik. (ZP/01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here