PLN Gelontorkan 60 Tanki Air Bersih untuk Wilayah Kekeringan di Sragen

SRAGEN – Kemarau panjang yang terjadi seperti saat ini membuat beberapa wilayah di Jawa Tengah mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih akibat mengeringnya sumber-sumber air.

Salah satunya yang terdampak kekeringan adalah Kabupaten Sragen, seperti di Desa Dukuh, Desa Galeh, masuk Kecamatan Tangen. Selain itu juga di sejumlah dukuh yang berada di Desa Jenar Kecamatan Jenar.

Melihat kondisi tersebut, PLN UP3 Surakarta melalui program PLN PEDULI siap memberikan bantuan sebanyak 60 tangki air untuk sejumlah daerah yang dilanda kekeringan di wilayah Kabupaten Sragen. Bantuan air bersih dengan kapasitas masing masing 5.000 liter per tangki dibagikan dengan koordinasi bersama BPBD Sragen.

Manager PLN UP3 Surakarta, Mundhakir mengatakan, melalui program CSR ini, dari 70 tanki bantuan air bersih yang dialokasikan, saat ini baru 4 tanki yang telah disalurkan.

“Lokasi penyerahan bantuan di sejumlah dukuh yang berada di Desa Dukuh, Desa Galeh, masuk Kecamatan Tangen. Selain itu juga di sejumlah dukuh yang berada di Desa Jenar Kecamatan Jenar.  Total penerima manfaat bantuan air bersih ini sementara kurang lebih ada 391 Kepala Keluarga,” katanya.

Menurutnya, untuk lokasi penyaluran bantuan air bersih dari PLN beserta jadwalnya ditentukan oleh BPBD. Dalam hal ini, BPBD Sragen yang memiliki data pemetaan daerah krisis air bersih, beserta peta medan yang ditempuh.

“BPBD Sragen juga mencari sumber mata air permanen untuk sumur bor, sehingga mata rantai kekeringan bisa dipangkas,” ungkapnya.

Mundhakir menjelaskan, PLN terus berkomitnen untuk bisa berkontribusi dalam membantu masyarakat yang memang sedang kesulitan air bersih. Apalagi, air merupakan sumber kehidupan utama.

Salah seorang warga Desa Jenar, Wati menyatakan terimakasihnya atas bantuan air bersih dari PLN. “Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan berupa air bersih yang sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Kepala BPBD Sragen, Sugeng Priyono mengatakan, diprediksi, di puncak musim kemarau sekitar bulan Agustus – September. Oleh karena itu pihaknya berharap, PLN tetap dapat memberikan bantuan serupa untuk wilayah yang mengalami kekeringan.

Menurut dia, pihaknya saat ini terus berupaya mencari sumber air untuk warga yang wilayahnya mengalami kekeringan. “”Kita dari BPBD juga tetap akan berusaha mencari sumber air untuk dapat membantu, setidaknya minimal satu dukuh,” ujarnya.(ZP/04)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here