PT KAI Pantau Kesiapan Angkutan Lebaran Di Lintas Jalur Rel Cepu – Brumbung

EVP (Executive Vice President) PT KAI Daop 4 Semarang, Dwi Erni Ratnawati bersama jajaran melaksanakan inspeksi kondisi lintasan jalur rel Rabu (16/5).

Semarang – Dalam rangka meninjau kesiapan dan kondisi jalur rel di lintas utara, EVP (Executive Vice President) PT KAI Daop 4 Semarang, Dwi Erni Ratnawati bersama jajaran melaksanakan inspeksi kondisi lintasan jalur rel Rabu (16/5).

Inspeksi dengan menggunakan kendaraan dresin (kendaraan khusus inspeksi jalur rel) dilakukan dari  Stasiun Cepu hingga Stasiun Brumbung.

Di lintas jalur rel sepanjang 125,263 km antara Cepu – Brumbung ini, terbentang 16 Stasiun yang masuk dalam wilayah PT KAI Daop 4 Semarang . Dimana, total ada 44 Stasiun yang menjadi wilayah operasional PT KAI Daop 4 Semarang.

Yang menjadi fokus dalam pantauan ini diantaranya kesiapan sistem keamanan di stasiun, fasilitas kenyamanan penumpang, kondisi jalur rel dan kondisi pendukung keamanan perjalanan kereta api lainnya.

Dalam pantauan kondisi jalur rel, rombongan inspeksi juga memantau kondisi jalur rel yang menjadi titik rawan banjir dan longsor, dimana di wilayah PT KAI Daop 4 Semarang ada sekitar 12 titik yang menjadi pantauan potensi banjir dan longsor tersebut.

“Salah satu titik yang menjadi pantauan siaga adalah di wilayah antara Stasiun Karangsono – Gundih di Km 60 +7/8. Guna mengantisipasi hal tersebut, pihak PT KAI Daop 4 Semarang telah melaksanakan perbaikan dan penguatan pendukung pondasi tubuh badan rel, serta akan menambah tenaga pemeriksa jalur rel (PPJ/ Petugas Penilik Jalur Rel ekstra) sebanyak 97 petugas,” kata EVP (Executive Vice President) PT KAI Daop 4 Semarang, Dwi Erni Ratnawati.

Dalam mengantisipasi kejadian alam, pihak PT KAI Daop 4 Semarang telah menyiapkan management resiko AMUS (Alat Material Untuk Siaga) di titik strategis seperti di Stasiun Tegal, Pekalongan, Kalibodri, Semarang Tawang, Alastua, Brumbung, Gundih, Cepu dan Gambringan.

Sedangkan untuk titik perlintasan, pihak PT KAI Daop 4 Semarang akan menambah petugas penjaga Pelintasan (JPL / Juru Penjaga Lintasan) ekstra sebanyak 119 petugas. Saat ini, ada total 512 titik pelintasan di wilayah Daop 4 Semarang, yang terdiri 76titik dijaga petugas KAI, 33 titik dijaga pihak Dishub / swasta, 25 titik Fly over / under pass, dan 378 titik tidak terjaga.

“Kami menghimbau kepada masyarakat yang akan melintas di pelintasan jalur rel dengan jalan raya agar mematuhi rambu lalu lintas yang ada.  Berhenti, tengok kanan – kiri, apabila aman, bisa melanjutkan perjalanan. Kita ingatkan, bahwa palang pintu dan penjaga pelintasan hanyalah alat bantu keamanan semata, ” Tambah Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Suprapto. (ZP/01).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here