Reaktivasi RS Migas Cepu Disambut Antusias Masyarakat

Jajaran direksi PGN dan Pertamina serta Bupati Blora Djoko Nugroho di sela acara peletakan batu pertama Reaktivasi Rumah Sakit PPSDM Migas Cepu, Jumat (25/1).

CEPU – Reaktivasi Rumah Sakit (RS) PPSDM Migas di Cepu Kabupaten Blora oleh PT PGN (Persero) melalui anak usahanya, PGN MAS mendapat sambutan luarbiasa dari masyarakat sekitar. Hal itu seperti yang disampaikan Bupati Blora, Djoko Nugroho disela Peletakan Batu Pertama Revitalisasi Rumah Sakit Migas Cepu, Jumat (25/1) kemarin.

 

“Bertahun – tahun masyarakat Blora menunggu diaktifkannya kembali Rumah Sakit Migas Cepu ini,” ujar Bupati Djoko Nugroho dalam sambutannya pada kegiatan ini.
Bupati mengharapkan kepada jajaran eksekutif di lingkungan Pemkab Blora untuk mendukung dan mempermudah perizinan atas reaktivasi Rumah Sakit Migas ini.
“Saat ini di Blora dengan pendudukan sekitar 900 ribu jiwa dan terdiri dari 16 kecamatan hanya ada tujuh rumah sakit, dua punyanya pemkab, lainnya swasta. Rumah Sakit Migas ini sangat dibutuhkan masyarakat Blora dan akan jadi solusi bagi masyarakat,” katanya.

 

Wakhid Hasyim, Kepala Pusat PPSDM Migas  Cepu mengharapkan momen ini bisa manfaatkan menjadi rumah sakit besar yang bermanfaat untuk masyarakat sekitar.
“Kalau lihat beberapa tahun lalu, rumah sakit ini pernah memiliki nama besar, namanya besar di Cepu dan sekitarnya. Kemudian tahun 2011 jadi poliklinik. Dengan momen ini diharapkan nantinya rumah sakit migas ini akan kembali besar namanya di Cepu,” terangnya.
Dikatakan, revitalisasi juga optimalisasi aset Migas ini semata-mata untuk kepentingan masyarakat Cepu. “Semoga lancar perizinan dan proses pembangunannya. Mudah – mudahan masyarakat bisa manfaatkan Rumah Sakit ini bisa besar dan bermanfaat,” imbuhnya.

 

Kemarin, peletakan batu pertama yang menandai pembangunan Rumah Sakit Migas Cepu yang disaksikan disaksikan oleh Kementrian ESDM serta jajaran direksi PGN maupun Pertamina. 
Direksi PGN dan Pertamina saat melihat gambar maket Rumah Sakit PPSDM Migas Cepu. 
Direktur SDM dan Umum PGN, Desima Equalita Siahaan mengungkapkan reaktivasi Rumah Sakit PPSDM Migas ini merupakan upaya perusahaan memajukan kesejahteraan masyarakat. Dalam reaktivasi itu,  digawangi kerjasama antara Pertamedika IHC dan PGN MAS.

 

Keduanya kelak bertugas menjadikan fasilitas kesehatan itu sebagai Rumah Sakit Kelas D plus dengan nama Rumah Sakit Pertamigas Cepu. “Kami berharap dengan kehadiran PGN MAS dan Pertamedika, dapat menjadikan Rumah Sakit Pertamigas Cepu ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat Cepu dan sekitarnya,” ungkap Desima yang juga menjabat sebagai Komisaris Utama PGN MAS.

 

PGN MAS dan Pertamedika IHC ditugasi bahu membahu mengembangkan layanan rumah sakit. Dalam nota kerjasama, ditentukan bahwa PGN MAS bertanggung jawab atas revitalisasi rumah sakit, sedangkan Pertamedika IHC bertanggungjawab atas penyediaan alat rumah sakit.

 

Selain itu, keduanya bersama membentuk usaha patungan, yaitu Pertamedika, yang akan berperan sebagai operator Rumah Sakit Pertamigas Cepu.

 

Tak lupa, Desima juga menyampaikan pada kegiatan tersebut disalurkan bantuan tanggungjawab sosial perusahaan (CSR) PGN, berupa pelayanan kesehatan gratis melalui mobil sehat, dan pemberian bantuan 200 buah Al Qur’an.
Pelayanan kesehatan gratis sebagai bagian dari CSR PGN kepada masyarakat sekitar.
Wiratmaja Putra, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementrian  ESDM dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa  rumah sakit ini juga diharapkan jadi tempat yang menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.

 

“Kami sangat menghargai sekali kerjasama yang dilakukan PGN MAS dengan Pertamedika ini. Semoga Oktober tahun ini sudah bisa diresmikan dan beroperasi,” tandasnya. (ZP/01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here