Selain Liburkan Sekolah, Ganjar Juga Tunda Ujian Nasional

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyalami siswa usai memimpin upacara Hari Guru di SMAN 1 Semarang, Senin (25/11/19).

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memutuskan untuk meliburkan seluruh sekolah di Jawa Tengah. Ganjar juga memutuskan melakukan penundaan ujian nasional, setelah sebelumnya masih memperbolehkan ujian nasional berlangsung.

Hal itu disampaikan Ganjar saat menggelar pressconference di rumah dinasnya, Puri Gedeh Kota Semarang, Minggu (15/3). Hal itu menyusul bertambahnya kasus positif corona di Jateng dari dua kasus menjadi empat kasus.

“Untuk sekolah, tadi malam (Sabtu/14/3) sudah kami putuskan libur selama 14 hari, namun yang ujian nasional tetap jalan. Karena ada perkembangan hari ini, kami revisi keputusan itu dan memberikan pengumuman baru, bahwa dilakukan penundaan ujian nasional secara serentak,” kata Ganjar.

Penundaan ujian nasional itu dilakukan untuk menjamin pelayanan peserta ujian nasional dalam memperoleh perlakuan dan layanan yang sama.

“Kebijakan penundaan ujian nasional ini telah kami koordinasikan dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Mereka mendukung penuh dan siap memfasilitasi pelaksanannya,” tegasnya.

Ganjar juga memerintahkan seluruh sekolah mulai pendidikan anak usia dini hingga perguruan tinggi untuk meliburkan proses belajar mengajar. Seluruh siswa dan mahasiswa dianjurkan belajar di rumah.

“Terkait ini, kami sudah sampaikan surat edaran kepada seluruh sekolah dan juga Bupati/Wali Kota se Jateng. Kami minta seluruh kegiatan belajar mengajar diliburkan mulai besok (Senin,16/3) sampai 14 hari ke depan,” tambahnya.

Meski begitu, Ganjar meminta kepada para guru untuk tetap memberikan pelajaran kepada siswa dengan cara memberikan tugas belajar di rumah. Penugasan kreatif pada anak tetap harus diberikan agar mereka tetap bisa belajar di rumah masing-masing.

“Kepada masyarakat, saya minta tidak panik. Tetap waspada, jaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup sehat. Rajin cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer. Saya anjurkan untuk tidak keluar rumah kalau tidak ada urusan penting serta hindari kerumunan-kerumunan yang ada,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, jumlah pasien yang positif corona di Jateng bertambah. Setelah dua pasien dinyatakan positif covid 19 di Solo, dua pasien lagi dinyatakan positif yakni di Semarang dan Magelang. Dua pasien baru itu telah dirawat di RSUP Kariadi Semarang dan RSUD Tidar Magelang. (ZP/06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here