Seleksi PPDB SMA Jateng Tak Capai Target

Kepala Balai Pengendalian Pendidikan Menengah dan Khusus (BP2MK) wilayah Surakata, Jasman Indradno dalam kegiatan prime topic radio Trijaya FM di Hotel Normans Semarang, Senin (9/7).

SEMARANG- Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Jawa Tengah tahun ajaran 2018/2019 tidak sesuai target yang telah ditetapkan.

Kepala Balai Pengendalian Pendidikan Menengah dan Khusus (BP2MK) wilayah Surakata, Jasman Indradno mengatakan, dari kuota PPDB SMA sebanyak 113.325 anak, hingga saat ini baru ada 113.092 anak saja yang telah terdaftar.

“Di Jateng untuk pendaftaran jumlahnya ada 113.092 anak. Itu masih kurang dengan kuota yang ditetapkan, kuotanya ada 113.325 anak untuk seluruh siswa SMA Negeri di Jateng,” kata Jasman Indradno, Senin (9/7).

Dijelaskan, sedangkan untuk pendaftar yang menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) ada sebanyak 62.000 anak yang kemudian akan dilakukan penyaringan dengan kuota yang ada.

“Ini akan disaring karena apabila daya tampung 100 dan pendaftar 150 maka dilakukanlah seleksi dari nilai akhir,” jelasnya.

Ditambahkan, dari total penerimaan siswa miskin pada PPDB kali ini, total ada sebanyak 23.5%.

“Siswa miskin yang diterima masih rasional, ada 23.5% untuk seluruh Jateng. Cuma yang jadi persoalan tidak merata, di daerah ada yang tidak merata ada yang 90% miskin dan ada juga 80% miskin,” ucapnya.

Ia melanjutkan, dari hasil verifikasi data peserta pendaftar yang menggunakan SKTM. Pihaknya juga telah melakukan diskualifikasi kepada 500 anak karena telah memberikan SKTM yang tidak sesuai dengan kondisi ekonominya.

“Yang dicoret ada 500 orang, angkanya masih naik turun karena masih mencurigai yang asli tapi palsu (aspal), ada yang ngaku miskin,” imbuhnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here