Stok Tak Tentu, Harga Daging Ayam Naik Hingga Rp 35 Ribu

SEMARANG- Stok yang tidak menentu, membuat harga daging ayam potong di pasar tradisional terus naik pada awal Mei 2018, bahkan mencapai Rp 35 ribu per kilogram.

Pedagang Pasar Jerakah Semarang, Yati (50) mengatakan, pada sepekan terakhir harga daging ayam potong terus naik lantaran stok yang diterima pedangang minim, namun permintaan pembeli cukup banyak.

“Yang beli rame soalnya ini kan bulan buat acara-acara jelang Ramadan, banyak yang buat syukuran dan kebutuhan lain. Tapi di kita pedagang stoknya enggak tentu, hanya dari bos-bos besar saja yang bisa suplay, soalnya ayam yang siap potong masih belum cukup beratnya,” kata Yati, yang sudah berjualan daging ayam selama 50 tahun itu, Sabtu (5/5).

Dijelaskan, jika biasanya ia menjual 1 kilogram daging ayam Rp 32 ribu per kilogram, kini ia terpaksa menjualnya Rp 34 ribu per kilogram, bahkan lanjutnya, ada penjual lain yang menjul hingga Rp 35 ribu per kilogramnya.

“Naiknya bisa sampai Rp 2 ribu lebih, dan ke depan harga juga tidak stabil, bisa saja nanti Ramadan naik lagi bisa sampai Rp 40 ribu lebih,” ujarnya.

Salah satu pedagang telur ayam, Jum menambahkan, kenaikan juga terjadi pada telur ayam pada beberapa pekan terakhir menjelang Ramadan.

“Ada kenaikan untuk telur ayam Rp 1 ribu, jadinya per kilogram sekarang Rp 24 ribu,” ucapnya.

Sedangkan, harga komoditas lain di relokasi Pasar Johar, di area Masjid Agung Jawa Tengah, seperti daging sapi terpantau masih stabil dikisaran harga Rp 1.10 ribu per kilogram, harga bawang putih Rp 13 ribu per kilogram, bawang merah Rp 26 ribu per kilogram.

Cabai Rawit Merah Rp 17 ribu per kilogram, Cabai Merah Keriting Rp 24 ribu per kilogram, Cabai Rawit Putih Rp 11 ribu per kilogram, Cabai Teropong Rp 30 ribu per kilogram, dan Cabai Rawit Hijau Rp 16 ribu per kilogram. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here