BI Berharap Sembungan Dieng Jadi Desa Terbersih di Jawa

Kepala Bank Indonesia regional Jawa Tengah, Hamid Ponco Wibowo, menyerahkan cindera mata kepada Kepala Desa Sembungan Sudiono. Senin (20/3).

DIENG – Kepala Bank Indonesia regional Jawa Tengah, Hamid Ponco Wibowo, membuka langsung acara lomba kebersihan, Kesehatan dan Keindahan, serta sosialisasi ciri – ciri keaslian uang rupiah dan rencana pembangunan ke depan di Desa Sembungan, Dieng, Wonosobo, pada Senin (20/3).

Hamid Ponco Wibowo mengatakan, acara ini dilakukan karena telah ada kesepakatan bersama, saat pertemuan yang dihadiri Bupati Wonosobo pada bulan Desember lalu terkait perkembangan Desa Sembungan.

“Komitmen kita menjadikan Desa Sembungan jadi yang terbersih se Jawa di tahun 2019,” kata Hamid Ponco Wibowo, dalam sambutannya.

Hadir dalam acara, Kepala Bank Indonesia Regional Jawa Tengah, Hamid Ponco Wibowo, Asisten Pembangunan Kabupaten Wonosobo, Sumaidi, serta jajaranya.

Dijelaskan, kebersihan tempat – tempat wisata sudah menjadi prioritas. Sehingga dengan tempat wisata yang bersih akan meningkatkan jumlah wisatawan yang nantinya kembali lagi kepada masyarakat setempat.

“Pariwisata sekarang sudah jadi prioritas, baik pusat, daerah, bahkan di desa. Kita ada program menumbuhkan tempt – tempat wisata yang ada di masing – masing Kabupaten, desa. Dan kita bertekad memoles Desa Sembungan karena banyak tempat yang menarik,” Jelasnya.

Ia menjelasakan, di tahun 1880 saja lukisan keindahan Desa Sembungan telah ada di Belanda. Itu memperlihatkan waktu itu betapa indahnya pemandangan yang ada di kawasan wisata Dieng ini.

“Sunrise Sikunir menjadi salah satu yang terbaik di Asia Tenggara, Telaga Cebong, Bukit Pakuwojo. Ini aset kita, Desa Sembungan yang perlu kita pertahankan,” imbuhnya

Lebih lanjut ia mengatakan, ke depan di sekitaran lokasi Telaga Cebong akan dilakukan restorasi rumah – rumah lama khas Desa Sembungan.

“Kita akan mengundang sejarawan untuk melihat, meneliti rumah lawas yang ada di Desa Sembungan ini,” jelasnya

Kepala Desa Sembungan, Sudiono, mengatakan ia berterima kasih dengan program yang telah dilakukan Bank Indonesia bagi warga Sembungan. Jika tanpa Bank Indonesia, Kata Sudiono, kebersihan desa mungkin tidak akan sebersih saat ini.

“Terima kasih Bank Indonesia sudah memberikan banyak kepada kami. Serta semua yang telah ikut membantu bekerja sama,” imbuhnya.

Sementara kegiatan menjaga kebersihan Desa Sembungan ini telah dimulai pada Juli 2017. Kerjasama dilakukan Bank Indonesia, Poltekes Yogyakarta, serta Pemerintah Daerah Wonosobo. Pengumuman pemenang lomba sendiri akan dilakukan pada bulan April 2018 mendatang. (zp/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here