Genjot Penjualan di Tahun Tikus Logam, Ini Strategi BSB City Semarang

Gathering UOB dan BSB City sinergi di tahun tikus logam, di hall S2 Jalan Sisingamangaraja Semarang, Rabu (29/1/20).

SEMARANG – Tahun Baru Imlek dengan tahun tikus logam, dijadikan momentum untuk menggenjot pemasaran propreti BSB City Semarang.

Di mana energi tahun tikus logam dipercaya lebih prospektif untuk bisnis properti dibanding tahun sebelumnya.

Menurut Marketing Manager BSB City,
Jong Pramodawardhana mengatakan, berbarengan dengan tahun tikus logam ini, BSB City tengah mempersiapkan sejumlah strategi pemasaran.

“Adanya energi bagus di tahun tikus logam akan kami manfaatkan sebaik mungkin. Kami akan maksimalkan pencapaian target bisnis properti di awal tahun,” ujarnya saat menghadiri acara Gathering UOB dan BSB City sinergi di tahun tikus logam, di hall S2 Jalan Sisingamangaraja Semarang, Rabu (29/1/20).

Sementara itu, Sales Manager BSB City, Hari Setiawan, menjelaskan, langkah ke 2020 diwarnai dengan prospek baik.

“Karena capaian BSB City tahun lalu tembus Rp 200 milliar. Untuk 2020 ini kami fokus ke pemasaran residensial dan industri,” jelasnya.

Dilanjutkannya inovasi BSB City terus dilakukan di tahun tikus logam untuk mendongkrak target.

“Untuk residensial kami akan launching rumah baru dengan kluster dilego bertipe modern tropis, di mana kluster itu akan ada danau, club house, joging trek, serta green walk sepanjang 3,5 kilometer,” paparnya.

Hari menjelaskan di kluster dilego masih ada 50 unit rumah, dengan range harga di kisaran Rp 1,6 miliar sampai Rp 2,8 miliar.

“Tak hanya unit rumah, untuk mendongkrak penjualan kami juga sediakan 10 unit gudang yang siap digunakan untuk industri,” ucapnya.

Menurut Hari, banyak investor Jepang melirik BSB City untuk dijadikan tempat bisnis.

“Hingga kini sudah ada 4 perusahaan asal Jepang yang membuka pabrik di BSB City, hal itu karena kawasan BSB City terintegrasi baik residensial dan kawasan industrinya,” kata Hari.

Dengan total rumah mencapai 1.000 unit yang terbagi di tiga kawasan, Hari optimis tahun tikus logam manjadi tahun baik bagi bisnis properti.

“Total di tempat kami terbagi di BSB City yang memiliki luas 850 hektar, Jatisari 120 hektar, serta BSB Village 65 hektar. Untuk memberi kepercayaan ke investor, kami akan lebih selektif, terutama terhadap limbah B3 dan polusi suara karena residensial dan kawasan industri terintegrasi,” imbuhnya.

Adapun Pakar Feng Shui Linda Kho, memprediksi Tahun Baru Imlek dengan tahun tikus logam bakal menjadi momentum pertumbuhan bisnis properti.

Menurutnya, energi tahun tikus logam lebih bagus dari tahun sebelumnya, yabg membuat prospek bisnis properti lebih tumbuh.

“Kalau dari perspektif Feng Shui, tahun ini tahun bagus untuk bisnis yang berkaitan dengan tanah termasuk perumahan,” paparnya.

Dilanjutkannya, tahun tikus logam berkaitan dengan kreatifitas di mana akan muncul inovasi di bidang properti.

“Akan muncul desain-desain rumah baru serta inovasi lainya di bidang properti, jika bisnis properti dimaksimalkan pada tahun tikus logam, tentunya akan semakin berkembang,” pungkasnya. (ZP/07)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here