NasionalHari Pertama Kerja, Ganjar Dicurhati Nelayan

Hari Pertama Kerja, Ganjar Dicurhati Nelayan

-

- Advertisment -spot_img

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat menyambut sejumlah nelayan cantrang dari Rembang di Kantor Gubernur Jateng/Humas Jateng.

SEMARANG- Hari pertama kerja pada Kamis (6/9), Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo langsung menyambut sejumlah nelayan cantrang Rembang yang bertamu ke Kantor Gubernur.

Datang membawa sebuah kardus berisi cumi hasil tangkapan, Sugeng Mulyadi, Ketua Kelompok Nelayan Desa Tanjungsari Rembang dan rekan sejawatnya menyampaikan ucapan selamat kepada Ganjar yang terpilih kembali memimpin warga Jawa Tengah.

Saat menyambut kedatangan mereka, Ganjar langsung meminta ajudannya untuk membayar hasil tangkapan tersebut, sembari menyampaikan ucapan terima kasih kepada rombongan nelayan atas perhatian yang mereka berikan. Orang nomor satu di Jawa Tengah itu menjelaskan, dia harus membeli setiap pemberian dari masyarakat karena tidak ingin dianggap sebagai gratifikasi.

Usai menerima penjelasan Ganjar, Supadi, salah seorang rombongan nelayan cantrang Rembang menyampaikan curahan hati (curhat) mereka tentang rumitnya proses perpanjangan surat izin penangkapan ikan (SIPI). Pria berkumis itu membeberkan, sudah tiga bulan terakhir nelayan pengguna cantrang di Rembang tidak melaut.

“Kami punya kepentingan di mana izin SIPI alat tangkap cantrang selesai per 30 Juni kemarin dan belum diperpanjang. Selama tiga bulan ini kami tidak bisa melaut. Andaikata melaut, kami pakai solar industri,” ujarnya.

Supadi berharap, Gubernur Ganjar Pranowo dapat segera menerbitkan peraturan gubernur untuk membantu mereka mengatasi persoalan perpanjangan SIPI.

“Kami meminta kepada Pak Ganjar supaya secepatnya membuat Pergub, diberikan kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Tengah untuk membuat surat edaran kepada UPT-UPT. Agar UPT memberikan recommendkepada kami untuk memperpanjang penggunaan SIPI,” harapnya.

Menanggapi curhat tersebut, Ganjar menjelaskan dia sudah menyampaikan kendala yang dihadapi nelayan pengguna cantrang kepada Menteri Kelautan dan Perikanan, sekaligus bertanya alasan terhambatnya pengurusan SIPI.

“Izin itu memang rumitnya minta ampun. Saya bilang, ngopo to kok angel-angel. Kita seharusnya mempermudah (rakyat). Surat takgaweke, sehingga kita bisa segera koordinasi,” jelasnya.

Ganjar membenarkan, kendala mengurus perpanjangan SIPI mengakibatkan nelayan tidak dapat membeli bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Karenanya, penggunaan kartu nelayan menjadi sangat penting.

“Kalau izinnya tidak bisa keluar, mereka nggak bisa beli BBM subsidi. Itu pentingnya kartu nelayan sebenarnya. Hari ini Pak Asisten Sekda (Asisten Ekonomi dan Pembangunan) akan memberesi (persoalan tersebut). Kepala DKP Jateng juga akan kita undang untuk memberesi,” pungkasnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

DPD MKGR Jawa Tengah Dukung Airlangga Hartarto Jadi Presiden

SEMARANG - Pelantikan Pengurus DPD Ormas MKGR Jawa Tengah digelar di Ballroom Hotel Santika Kota Semarang, Sabtu (27/11/2021). Sebelumnya, Musda...

SGM Eksplor Apresiasi Guru Bersama Alfamart

JAKARTA - Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia melalui merek susu pertumbuhan SGM Eksplor bekerja sama dengan PT Sumber Alfaria...

Ada Pameran SAUTO Expo di Mal Ciputra Semarang, Deretan Mobil Baru Turut Dihadirkan

SEMARANG - Deretan mobil terbaru bakal dipamerkan dalam SAUTO Expo di atrium Mal Ciputra Semarang pada 26 November hingga...

200 Pedagang Pasar Kaliwungu Kendal Gunakan Transaksi Digital QRIS

KENDAL - Sebanyak 200 pedangang di Pasar Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah sudah menggunakan transaksi digital dengan Quick Response...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Jangkau Publik Lebih Besar Mengenal Solusi HVAC, LG Perkenalkan Showroom Virtual

JAKARTA— Memanfaatkan terapan teknologi digital, LG Electronics (LG) memperkenalkan sebuah ruang pamer online yang dibuat khusus bagi produk solusi...

PLN UP3 Purwokerto Sinergi Terangi Negeri

PURWOKERTO - PT. PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Purwokerto, melaksanakan Multi Stakeholder Forum (MSF) Tahun 2021 Kamis...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda