Jelang May Day, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi Minta Buruh Ikut Jaga Kondusivitas

0
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat berdialog dengan serikat pekerja di Hotel MG Setos Semarang. (foto:ist)

 

SEMARANG – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi meminta kalangan pekerja atau buruh untuk ikut menciptakan rasa aman di lingkungan tempat bekerjanya masing-masing.

Kapolda menuturkan, pekerja memiliki peran yang cukup besar dalam menjaga kondusivitas keamanan masyarakat.

 

Hal itu disampaikan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi dalam acara Sarasehan dan Halalbihalal bersama keluarga besar elemen buruh
dengan tema “Bersatu kita kuat, bersama kita hebat, demi Indonesia yang berdaukat adil dan makmur” Di Hotel MG Setos Semarang, Kamis (25/4).

 

“Berikan jaminan keamanan di tempat anda bekerja. Rasa aman harus dimunculkan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk para pekerja atau buruh di tempat kerjanya,” kata Kapolda saat berdialog dengan kalangan serikat pekerja.

 

Dalam acara ini Kapolda lebih banyak berdialog langsung dengan serikat pekerja yang hadir. Tercatat ada banyak 11 federasi atau serikat pekerja yang mengikuti acara ini diantaranya seperti KSPSI, KSPN, FSPMI, SPN, FSKEP, KASBI, SPI, KSBSI, FSPIP, Kahutindo dan lainnya.

 

Sedangkan secara keseluruhan acara ini diikuti sebanyak 250 peserta baik dari buruh maupun personel jajaran kepolisian.

 

Dalam kesempatan ini, Kapolda juga mengajak serikat pekerja untuk menghormati etika hukum dan tidak mengganggung ketertiban umum jika akan melakukan aksi pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada 1 Mei mendatang.

 

“Suarakan aspirasi dengan tertib. Gunakan kegiatan yang membangun, laksanakan kegiatan May Day yang humanis,” ujarnya.

 

Dijelaskan, demo merupakan kegiatan menyampaikan pendapat dieprbolehkan dan dilindungi Undang-undang.
“Demo boleh tapi harus menghormati hak dan kewajiban orang lain. Menghormati etika hukum yang berlaku di masyarakat serta mematuhi tatanan hukum yang berlaku,” jelasnya.

 

“Dan jangan memusuhi polisi, polisi itu mengawal dan mengamankan saat ada kegiatan demo,” lanjutnya.

 

Kepada serikat pekerja, Kapolda Jawa Tengah mengucapkan minal aidzin walfaidzin mohon maaf lahir dan batin. “Minta maaf apabila dalam melaksanakan tugas terkait dengan komunitas buruh jika ada yang kurang berkenan saya pribadi menyampaikan permohonan maaf,” katanya.

 

Denny, Ketua DPD Kahutindo Jawa Tengah menyampaikan apresiasinya kepada Kapolda Jawa Tengah yang menggelar sarasehan dan halalbihalal dengan kalangan serikat pekerja.
Bersamaan dengan ini, para ketua serikat pekerja juga menyampaikan pernyataan sikap mendukung TNI Polri dalam menciptakan situasi kamtibnas di wilayah Jawa Tengah pasca pemilu 2024 dan menjelang pilkada serentak 2024.
Selain itu juga mendukung TNI Polri dalam mengantisipasi penyebaran berita hoax dan isu SARA yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. (***)
Tinggalkan pesanan

email kami rahasiakan