Lewat Pameran, Bisa Dongkrak Penjualan Rumah

Salag satu pengembang apartemen dalam kegiatan Property Expo Semarang ke-8 di Paragon Mall Semarang, Rabu (10/10).

SEMARANG- Sebanyak 11 pengembang dan tiga stakeholder turut meramaikan kegiatan Property Expo Semarang ke-8 di Paragon Mall Semarang. Kegiatan ini dihelat mulai hari ini hingga Minggu 21 Oktober 2018.

Ketua Panitia Property Expo Semarang, Dibya K Hidayat mengatakan, pameran properti kali ini diharapkan mampu mendongkrak penjualan properti yang kurang bergairah beberapa bulan terakhir.

“Sampai pameran properti expo yang ke 7 kemarin memang masih jauh dari target panitia, dan semoga di expo kali ini ada perkembangan yang lebih baik,” kata Dibya, Rabu (10/10).

Dibya mengemukakan, dalam waktu dekat harga rumah akan dinaikan menyusul menguatnya dolar dan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang beranjak naik mulai hari ini.

Pemerintah telah memutuskan menaikan harga Pertamax menjadi Rp 10.400/liter, Pertamax Turbo Rp 12.250/ liter, Pertamina Dex Rp 11.850/liter, Dexlite Rp 10.500/liter, dan Biosolar Non PSO Rp.9.800/liter.

“Sekarang rupiah terus mengalami pelemahan, kemungkinan harga rumah segera naik. Ditambah BBM juga naik akan berimbas ke harga bahan material,” ucapnya.

Dijelaskan, kenaikan BBM akan mendorong kenaikan harga meterial sekitar 5%, sebagai imbas tambahnya biaya transportasi yang harus ditanggung.

“Kita enggak bisa rugi, mau enggak mau harga rumah harus naik,” jelasnya.

Dibya pun mengajak, para calon pembeli rumah bisa memanfaatkan waktu yang ada untuk segera membeli rumah.

“Kemungkin setelah pameran harganya beranjak naik, sehingga harus dimanfaatka. Dan di pameran ini ada banyak promosi dan diskon yang bisa diraih,” tutupnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here