Ekonomi BisnisOJK Target Dirikan 40 Bank Wakaf Mikro Hingga Akhir...

OJK Target Dirikan 40 Bank Wakaf Mikro Hingga Akhir Tahun

-

- Advertisment -spot_img

Dari kiri Kepala OJK Regional 3 Jateng DIY Bambang Kiswono, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiana, Perwakilan Pengasuh pondok pesantren Futuhiyyah Helmi Wafa dalam acara peresmian Bank Wakaf Mikro di Ponpes Futuhiyyah di Kabupaten Demak, Jumat (27/7).

DEMAK- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkomitmen untuk terus memperluas penyediaan akses keuangan masyarakat melalui Bank Wakaf Mikro (BWM). Hingga akhir tahun ini, OJK menargetkan sebanyak 40 BWM dapat terbentuk untuk mendukung masyarakat ekonomi menengah ke bawah.

“Target 40 hingga akhir tahun, namun ini bukan target akhir. Kami akan tetap berusaha mengembangkan BWM ini kemana-mana, hingga ke luar Jawa,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Heru Kristiana, Jumat (27/7).

Heru mengungkapkan, dengan semakin banyaknya BWM yang berdiri di pesantren-pesantren, nantinya masyarakat sekitar akan mendapatkan peluang sama untuk meminjam dana guna mengembangkan usahanya.

“Masyarakat nanti bisa dapat kesempatan sama, tujuan pemberdayaan umat bisa jalan. masyarakat akan semakin produktif. Kalau sejahtera ekonomi nasional pasti tumbuh,” ujarnya.

Dijelaskan, masyarakat sekitar lingkungan pesantren yang ingin menajadi nasabah akan diberi pelatihan dan bimbingan sehingga setelah menjadi nasabah sudah siap dengan usaha yang akan dijalankan.

“Sebelum menjadi nasabah ada pelatihan wajib, itu diharapkan supaya orang yang belum kenal BWM bisa kenal dulu. Polanya kita kenal dulu, kalau sudah kenal nanti saat jadi nasabah bisa langsung meminjam, tidak perlu lagi apa-apa, sudah bisa karena sudah percaya,” ucapnya.

Di Jawa Tengah, per 30 Juni 2018, telah berdiri 7 Bank Wakaf Mikro yang sudah menyalurkan pembiayaan kepada 1.330 nasabah yang terbentuk dalam 272 KUMPI (Kelompok Usaha Masyarakat Sekitar Pesantren Indonesia) dengan nilai
pembiayaan sebesar Rp 1,44 miliar.

Sedangkan secara nasional sudah berdiri 26 BWM dengan 5.735 nasabah dengan total nilaj pembiayaan yang telah disalurkan Rp 6,05 miliar.

Pembentukan Bank Wakaf Mikro di berbagai daerah dilakukan dengan mengikutsertakan tokoh pengasuh pesantren, dan dibantu para donatur dalam bentuk bantuan dana khusus melalui Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Syariah Mandiri.

Skema pembiayaan melalui Bank Wakaf Mikro adalah pembiayaan tanpa agunan dengan nilai maksimal Rp 3 juta dan margin bagi hasil yang dikenakan setara 3%. Dalam skema pembiayaan Bank Wakaf Mikro juga disediakan pendampingan bagi kelompok sehingga akan membantu pemberdayaan masyarakat kecil di daerah yang memiliki usaha ultra mikro. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Wartawan Dan Polresta Banyumas Bagikan Paket Sembako

PURWOKERTO - Covid 19 bisa menyerang siapa saja tanpa pandang bulu, baik usia muda, dewasa maupun tua. Virus yang mematikan...

JNE dan Dompet Kemanusiaan Media Group Kirim Tabung Oksigen Gratis ke RSUP Kariadi Semarang

SEMARANG – Pandemi Covid-19 di Indonesia masih belum berakhir dan dampak yang ditimbulkan hingga saat ini sangat berpengaruh besar...

Telkomsel Ajak Masyarakat Lakukan #YangKitaBisa

JAKARTA – Sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang tengah menghadapi pandemi, Telkomsel berupaya untuk menempatkan diri berdampingan bersama masyarakat...

Komunitas Tionghoa Semarang Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

SEMARANG - Perserikatan Organisasi Indonesia Tionghoa (PORINTI) Kota Semarang membagikan sembako kepada warga terdampak PPKM Darurat. Pembagian tersebut dilakukan bersama...
- Advertisement -spot_imgspot_img

90% Dikorbankan, Efektifkah PPKM?

SEMARANG - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jateng menilai, sejumlah Kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 yang sudah terjadi...

Brantas Abipraya Gelar Vaksin COVID-19 Gratis

JAKARTA - Pandemi COVID-19 belum berakhir, Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk menekan laju penularan virus ini. Guna menyokong...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda