Phapros Salurkan 800 Paket Bantuan Sosial di Semarang

Direktur Keuangan PT Phapros, Tbk, Heru Marsono memberikan sambutan di depan warga.

SEMARANG – PT Phapros Tbk yang juga anak perusahaan PT Kimia Farma Tbk menyalurkan 800 paket bantuan sosial kepada masyarakat dan pensiunan Phapros yang terdampak langsung oleh pandemi Covid-19 di sekitar wilayah operasionalnya di Semarang, Jawa Tengah.

Direktur Keuangan PT Phapros, Tbk, Heru Marsono dalam sambutan serah terima bantuan social ini mengatakan, bantuan yang disalurkan merupakan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

“Bantuan Pangan Non Tunai ini kami serahkan dalam rangka meringankan beban masyarakat menengah ke bawah dan pensiunan Phapros yang terdampak langsung oleh wabah Covid-19. Hal ini juga merupakan bentuk dukungan Phapros terhadap program Pemerintah untuk membantu warga kurang mampu agar tetap bisa terpenuhi kebutuhan hidupnya di tengah lesunya pendapatan mereka akibat pandemi ini. Kami pun bekerja sama dengan Kelurahan dan RT/RW dalam melakukan pendataan,” ujarnya, Jumat (15/5/20).

Heru menambahkan bahwa total bantuan sosial yang disalurkan mencapai lebih dari 800 paket sembako untuk warga di kawasan Simongan dan Kota Lama.

“Pada Selasa, 5 Mei lalu kami telah menyerahkan 300 paket sembako, dan hari ini kami salurkan 571 paket sembako yang masing – masing berisi 5 kilogram beras, 1 liter minyak, 1kilogram gula pasir, 500 ml kecap manis, dan 10 bungkus mie instan. Sehingga, total bantuan sosial yang disalurkan sebanyak 871 paket sembako,” tambahnya.

Dalam penyaluran bantuan social yang dilakukan di pabriknya yang terletak di kawasan Simongan, Semarang, Jawa Tengah, Phapros senantiasa menerapkan protokol pencegahan Covid-19.

Sejak Maret hingga Mei 2020, Phapros telah melakukan berbagai program sebagai bentuk kepedulian produsen Antimo tersebut terhadap warga di sekitar wilayah opeasionalnya yang terdampak Covid-19, seperti pemberian bantuan berupa 100 boks multivitamin dan 100 liter hand sanitizer kepada Pemerintah Propinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Semarang, serta melakukan edukasi cuci tangan pakai sabun dan penggunaan masker kain sebagai cara alternatif pencegahan Covid-19. (ZP/07)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here