UmumKesehatanRespon Aturan Baru BPJS, Hendi Tahun Depan Bangun Rumah...

Respon Aturan Baru BPJS, Hendi Tahun Depan Bangun Rumah Sakit Tipe D Di Kota Semarang

-

- Advertisment -spot_img

Semarang – Menanggapi polemik terkait adanya kebijakan baru oleh Kementrian Kesehatan tentang sistem rujukan berjenjang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan,

Semarang – Walikota Semarang, Hendrar Prihadi menegaskan akan membangun Rumah Sakit baru dengan Tipe D di Kota Semarang pada tahun depan. Hal itu dilakukan terkait dengan kebijakan baru oleh Kementrian Kesehatan tentang sistem rujukan berjenjang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Menurut Hendi (sapaan Wali Kota), pembangunan rumah sakit tipe D itu sendiri dirasanya dapat menjadi solusi agar sejumlah program layanan kesehatan di Kota Semarang yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan tetap dapat berjalan optimal.

Pasalnya sesuai Peraturan Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Tahun 2018, rujukan berobat saat ini harus melalui rumah sakit tipe D sebelum ke tipe C, B dan A.

Yang mana dengan adanya peraturan tersebut maka jika semula masyarakat bisa langsung diperiksa di rumah sakit tipe B dan mendapatkan fasilitas BPJS setelah mendapat rujukan dari Puskesmas, saat ini pasien harus melalui rujukan ke rumah sakit tipe D, C, baru kemudian ke rumah sakit tipe B supaya dapat dibiayai BPJS. Padahal tercatat di Kota Semarang hanya ada satu rumah sakit umum dengan tipe D, yaitu Rumah Sakit Banyumanik.

Tak pelak kebijakan baru BPJS Kesehatan tersebut menimbulkan kekhawatiran, terkhusus bagi masyarakat Kota Semarang yang selama ini difasilitasi berobat gratis oleh Pemerintah Kota Semarang melalui program Universal Health Coverage yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Namun Wali Kota Semarang yang juga akrab disapa Hendi itu mengungkapkan jika di sisi lain Pemerintah Kota Semarang juga memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan kebijakan dari Pemerintah Pusat tersebut.

“Tapi di sisi lain juga saya pasti juga ikut merasakan bagaimana sedulur-sedulur keberatan dengan adanya regulasi baru ini. Maka sebagai bagian dari tanggung jawab terhadap masyarakat dan pemerintah pusat, diputuskan tahun depan Pemerintah Kota Semarang akan mulai membangun Rumah Sakit tipe D”, tegasnya.

“Saat ini Detail Engineering Design nya sedang dikerjakan untuk di kawasan Mijen, tahun depan kami langsung bangun dengan perkiraan anggaran 25 Milyar”, jelas Wali Kota Semarang yang juga politisi PDI Perjuangan ini.

Hendi pun juga menyatakan dirinya akan berkomitmen untuk mengawal pemberlakuan kebijakan ini agar tidak menyulitkan masyarakat dengan berbagai cara lainnya, misalnya dengan meningkatkan pelayanan kesehatan di 37 Puskesmas yang ada di Kota Semarang. “Saya rasa puskesmas yang kami miliki juga bisa mumpuni untuk memberikan penanganan kesehatan, kami juga akan fokus disitu”, pungkasnya. (ZP/04)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

90% Dikorbankan, Efektifkah PPKM?

SEMARANG - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jateng menilai, sejumlah Kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 yang sudah terjadi...

Brantas Abipraya Gelar Vaksin COVID-19 Gratis

JAKARTA - Pandemi COVID-19 belum berakhir, Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk menekan laju penularan virus ini. Guna menyokong...

Subholding Gas Bersinergi Serahkan Bantuan 50 Tabung Oksigen ke RS UGM

YOGYAKARTA – Subholding Gas Grup sebagai bagian dari Holding Migas PT Pertamina (Persero) bersinergi dalam menyerahkan bantuan oksigen sebanyak...

Qurban Dermawan Menyapa Masyarakat Urban Semarang

SEMARANG - Dibalik megahnya Ibu Kota Jawa Tengah ternyata masih ada wilayah terpinggirkan yang masyarakatnya tidak berkesempatan menikmati lezatnya...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Pertamina MOR IV Bagikan 8.026 Paket Daging Qurban untuk Warga Sekitar

SEMARANG – Merayakan Idul Adha 1442 H, Pertamina melaksanakan potong hewan qurban dengan total sebanyak 85 ekor yang terdiri...

Stimulus Kelistrikan, Upaya Pemerintah Membantu Masyarakat di Tengah Pandemi

JAKARTA - Selama Pandemi Covid-19, Pemerintah Indonesia cukup banyak mengeluarkan program bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Mulai dari...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda