Siap-siap, Harga Rumah Bakal Naik

Salah satu pengunjung tengah melihat-lihat brosur milik salah satu pengembang dalam kegiatan Property Expo Semarang ke-7 di Mall Ciputra yang dihelat mulai 12 hingga 23 September 2018.

SEMARANG- Dalam waktu dekat para pengembang properti akan melakukan evaluasi harga rumah menyusul naiknya harga sejumlah bahan bangunan yang mulai naik, seperti besi dan semen.

Wakil Ketua Bidang Promosi, Humas dan Publikasi DPD Real Estate Indonesia Jawa Tengah, Dibya K Hidayat mengatakan, keputusan merevisi harga properti dilakukan melihat kondisi mata uang rupiah yang belum bangkit sehingga harga – harga bahan baku impor turut naik.

“Kita dalam waktu dekat akan menyikapi pelemahan rupiah, kedepan akan ada revisi harga,” kata Dibya, saat ditemui di sela – sela kegiatan Property Expo Semarang ke-7 yang dihelat di Mall Ciputra Semarang, Rabu (12/9).

Dibya menyebutkan, kontribusi besi dan semen dalam membangun sebuah rumah hampir 40%, sehingga ketika melihat harga kedua bahan baku yang sudah naik, maka pengembang terpaksa harus menaikan harga jual rumahnya.

“Bahan bagunan yang terpengaruh dolar akan beranjak naik, apalagi yang ada kandungan bahan baku impor seperti besi dan semen yang pasti akan naik,” ujarnya.

Dia pun berharap, naiknya bahan material impor tidak diikuti pula bahan bangunan lokal seperti batu bata, pasir, dan batu. Jika semua harga naik, maka sudah otomatis harga properti akan naik. Padahal ungkapnya, ketika harga properti sudah naik maka tidak bisa diturunkan lagi.

“Rumah kalau sudah kita naikkan misal 10% dan tiba-tiba dolar turun lagi. Harga rumah tidak akan bisa turun,” ucapnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here