Tips Aman Memilih dan Mengkonsumsi Makanan Kalengan yang Wajib Kamu Tahu

    DITARIKNYA 27 produk Ikan Makarel kalengan yang terbukti mengandung cacing parasit oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) membuat kita resah. Padahal makanan kalengan yang satu ini sudah menjadi alternatif dan populer karena praktis dan mudah didapat.

    Selain itu cara mengolahnya pun tak butuh waktu lama, hanya cukup dipanaskan dan siap untuk jadi lauk, bahkan ada yang bisa langsung dimakan. Tidak hanya mudah, kandungan nutrisi makanan kalengan juga tak kalah dengan makanan segar, bahkan bisa lebih baik.

    Namun dari temuan BPOM RI tersebut sudah selayaknya kita mulai teliti saat memilih dan mengkonsumsi makanan kalengan. Ditambah makanan kalengan yang bisa disimpan pada waktu lama, terkadang ada tambahan bahan dalam proses pemasakannya, maka dalam mengkonsumsi sebaiknya lebih berhati-hati.

    Berikut ini ada beberapa hal yang perlu dicermati saat memilih dan mengkonsumsi makanan kalengan:

    1. Perhatikan Kemasan

    Saat membeli, pilih kemasan kaleng yang utuh dan bagus. Hindari makanan kalengan dengan bagian kaleng yang penyok, cacat, atau bocor. Kaleng yang mengelembung merupakan indikasi pembusukan dan tidak layak dikonsumsi.

    2. KLIK

    BPOM mengimbau untuk selalu menggunakan teknik KLIK sebelum membeli berbagai produk pangan dalam kaleng.

    KLIK adalah singkatan dari Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluarsa. Anda harus selalu memerhatikan kemasannya agar tetap dalam kondisi utuh.

    3. Lapor

    Jika menemukan produk bermasalah, Anda bisa melaporkannya ke BPOM melalui HALO BPOM di 1-500-533 dan sms 0812-1-9999-533. Unit Layanan Pengaduan Konsumen (UPLK) Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia juga bisa jadi tempat pelaporan masalah pangan.

    4. Simpan di Tempat yang Baik

    Setelah dibuka dan tidak habis dikonsumsi atau masih bersisa, pindahkan segera sisa makanan ke dalam wadah bertutup dan simpan di dalam lemari es.

    5. Buang di Tempat Aman

    Buang segera makanan kalengan yang berbuih, berjamur atau berubah warna. Karena hal ini menunjukkan makanan sudah tidak layak dikonsumsi. Dan Buanglah makanan kaleng yang sudah busuk pada tempat yang baik, kalau perlu dikubur agar mencegah terjadinya orang lain atau binatang mengkonsumsinya.

    6. Jangan Dimasak Berulang

    Makanan kalengan hanya dapat dimasak sekali saja, tidak untuk dimasak dan dipanaskan berulangkali karena nutrisinya akan susut.

    7. Tambah Bahan Secukupnya

    Cairan dalam kaleng juga mengandung nutrisi, jadi jika ingin menambahkan air sebaiknya air matang dan bersih, serta tambah sesuai kebutuhan, jangan berlebihan.

    8. Tambah Bahan Segar

    Untuk mendapatkan rasa yang optimal, saat mengolah makanan kalengan bisa ditambahkan bahan dan bumbu segar seperti cabai, tomat atau bumbu segar. Kamu juga menambahkan bahan segar seperti sayuran segar saat mengolah makanan kalengan agar nutrisinya lebih lengkap. (ZP/05)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here