PolitikPilkada 2020Alokasi Dana Desa dari APBD, Jateng Jauh Dibawah Jatim...

Alokasi Dana Desa dari APBD, Jateng Jauh Dibawah Jatim dan Jabar

-

- Advertisment -spot_img

Bakal calon gubernur Jateng Sudirman Said saat acara di Jepara, Minggu (28/1)

JEPARA- Bakal calon gubernur Sudirman Said menegaskan akan memberikan perhatian lebih untuk pembangunan desa, termasuk pemberdayaan perangkat desa. Pasalnya, desa adalah garda terdepan dalam pembangunan nasional.

“Kalau desa-desa kuat in syaa Allah negara juga akan menjadi kuat,”  kata
Pak Dirman dalam acara Jagong Ndeso antara Paguyuban Perangkat Desa (PPD) se-Kabupaten Jepara dengan Ketua Umum Parade Nusantara, Sudir Santoso di Jepara, Minggu (28/1).

Pak Dirman menyampaikan, negara kuat adalah kumpulan dari provinsi-provinsi yang kuat, provinsi yang kuat adalah kumpulan kecamatan-kecamatan yang kuat, kecamatan yang kuat adalah kumpulan kelurahan-kelurahan yang kuat, dan kelurahan yang kuat adalah kumpulan desa-desa yang kuat.

“Jadi sudah sewajarnyalah jika desa mendapat perhatian dari pemerintah, baik pusat maupun daerah. Karena desa adalah garda terdepan pembangunan bangsa,” lanjut Pak Dirman.

Langkah yang akan dilakukan Pak Dirman dalam pemberdayaan desa adalah dengan mengalokasikan dana bantuan desa yang lebih besar dari APBD. Sejauh ini yang dia ketahui, Jawa Timur mengalokasikan dana bantuan untuk Rp 85 juta per desa per tahun. Jawa Barat memberikan dana bantuan desa Rp 100 juta per desa per tahun. Sementara Jawa Tengah, bantuan dana desa dari APBD 2017 hanya sekitar Rp 30 juta per desa.

“Jika saya terpilih, saya akan lihat postur APBD Jateng. Bantuan provinsi untuk desa saya kira sangat mungkin untuk di tingkatkan,” katanya.

Pak Dirman mengaku sangat prihatin dengan sejumlah kepala desa yang tersandung kasus hukum terkait dengan dana desa dari pemerintah pusat. Sebagian dari mereka, lanjut dia, mungkin tidak berniat melakukan korupsi. Tapi karena ketidaktahuan jadi terjerat kasus.

Karena itu, jika jadi gubernur Jateng dia akan menyisihkan anggaran untuk program pendampingan para kepala desa dalam kaitan dengan bagaimana pemanfaatan dana desa, mulai dari rencana penggunaan, pencatatan, hingga bagaimana menyusun laporan pertanggungjawabannya.

“Saya sudah mengikrarkan diri akan menjadi gubernurnya orang miskin, gubernurnya orang desa. Saya sendiri lahir di desa. Jadi saya akan beri perhatian khusus untuk desa, naik masyarakat maupun perangkatnya,” pungkas Pak Dirman.(ZP03)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

XL Axiata Donasikan 100 Laptop ke Belasan Pesantren

BOYOLALI -  PT XL Axiata (XL Axiata) menyalurkan donasi 100 unit laptop dan sarana akses internet untuk 12 pondok pesantren...

Apindo Semarang Jamin Perusahaan Bayar THR Secara Penuh

SEMARANG - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Semarang memastikan perusahaan di kawasan ini akan membayar Tunjangan Hari Raya (THR)...

Dipimpin Evolusi OLED, Lini TV LG Tahun 2021 Siap Meluncur

JAKARTA - PT LG Electronics Indonesia (LG) mengeluarkan pernyataan kesiapan perusahaan dalam memperkenalkan lini TV terbarunya di tahun ini....

SIG Bukukan Laba Rp450,36 Miliar

*Kuartal I Tahun 2021 JAKARTA– PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Kuartal I tahun 2021 mencatatkan laba yang dapat diatribusikan...
- Advertisement -spot_imgspot_img

XL Axiata Donasikan 100 Laptop ke Belasan Pesantren

*Kembangkan Desa Digital BOYOLALI- PT XL Axiata (XL Axiata) menyalurkan donasi 100 unit laptop dan sarana akses internet untuk 12...

Jelang Larangan Mudik, 27 Ribu Kendaraan Sudah Masuk Jateng Via Tol

SEMARANG - Jasa Marga Semarang-Batang mencatat 27 ribu kendaraan sudah memasuki Jawa Tengah hingga 1 Mei 2021 jelang larangan...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda