Dana Saksi Paslon Ganjar Yasin Capai Rp 15 Miliar

Ketua Bapilu DPD PDIP Jateng Bambang Hariyanto dan Wakil Ketua DPC PDIP Kota Semarang Supriyadi sedang berdiskusi di sela sela rakorda,  di Panti Marhaen Semarang, Minggu (27/5/2018)

SEMARANG –  Dana saksi Pasangan Calon Gubernur Jateng nomor urut satu yang diusung koalisi PDI Perjuangan, PPP,  Partai Golkar,  Nasdem dan Demokrat Ganjar Pranowo – Taj Yasin Maimoen mencapai Rp 15 Miliar.  Dana tersebut dibebankan kepada pasangan calon gubernur.

Demikian terungkap dalam Rakorda Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) di Panti Marhaen,  Minggu (27/5/2018).
Hadir dalam kesempatan itu Sekretaris DPD PDIP Jateng Bambang Kusriyanto, Ketua Bidang Pemenang Pemilu DPD PDIP Jateng Bambang Haryanto, Wakil Kepala Bidang I BSPN DPP PDIP Fitriyah dan Kepala BSPN DPD PDIP Jateng Siaful Hadi, dan seluruh perwakilan DPC DPC PDIP se Jateng.

Kepala BSPN DPD PDIP Jateng Siaful Hadi,  dana tersebut kegunaannya adalah untuk honor saksi, operasional rekapitulasi suara dan pengamana suara. Dana tersebut menjadi tanggung jawab pasangan calon.  Meski demikian, partai tidak tinggal diam,  partai menyiapkan dana untuk pelatihan saksi.
“Hal yang sama juga untuk tujuh daerah yang melakukan pilkada.  Selain ada saksi  untuk pilgub kita juga menyiapkan untuk saksi pilbup.  Dana saksi pilbup juga dibebankan kepada pasangan calon bupati, ” kata Saiful.

Saiful menjelaskan, PDI Perjuangan menyiapkan saksi sebanyak 138.224 orang. Saksi itu masing masing bertugas di 63.973 TPS dimana satu TPS ditugaskan 2 orang saksi yang dikoordinir oleh kordes. Sehingga di Jateng ada 8.559 koordinator desa.

“Masih ditambah saksi di PPK yang berjumlah 3 orang. Jateng terdiri dari 573 kecamatan, jadi saksi di PPK semuanya ada  1.719 orang,” jelas Saiful.

Sementara,  Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Bambang Kusriyanto mengatakan, dari pelaksanaan Rakorda ini dimaksudkan untuk memastikan kesiapan saksi karena mempunyai peran yang sangat signifikan dalam pemenangan pilgub yabg akan datang. Bahkan tidak hanya pilkada 2018, namun juga kesiapan menghadapi pemilu 2019 yang tinggal 10 bulan.

“Kami ingin memastikan semua saksi untuk pilgub sudah terekrut semua. Sekaligu para saksi juga paham apa yang akan dikerjakan saat coblosan nanti,” ungkapnya saat membuka acara.

Lebih lanjut, politisi yang akrab disapa Bambang Krebo ini menjelaskan, Rakorda merupakan bagian dari konsolidasi  untuk memenangkan Pilgub dan Pemilu legislatif serta Pilpres 2019 mendatang.
Pada ujungnya agenda besarnya adalah untuk mencapai kesejahteraan rakyat. (zp/03)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here