Impor Jateng Naik 6,97%, Produk Mineral, Kayu, Mesin Serta Pesawat Mekanik Mendominasi

 

SEMARANG- Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah mencatat nilai impor Jawa Tengah bulan Mei 2018 mencapai US$ 1 379,81 juta, mengalami peningkatan sebesar 6,97% dibanding impor April 2018 US$ 1 289,94 juta.

Kepala BPS Jawa Tengah, Margo Yuwono mengatakan, selama periode Januari-Mei 2018 tiga kelompok komoditas yang mempunyai kontribusi tertinggi terhadap impor Jawa Tengah adalah produk mineral, tekstil dan barang tekstil, serta mesin dan pesawat mekanik.

“Kontribusi komoditas tersebut masing- masing sebesar 39,39%, 15,67% dan 14,44% terhadap total imporJawa Tengah. Nilai impor untuk ketiga kelompok komoditas ini pada bulan Mei 2018 masing-masing sebesar US$ 578,35 juta, US$ 211,39 juta, dan US$ 203,64 juta,” kata Margo, Senin (2/7).

Dikatakan, negara yang menjadi pemasok barang impor terbesar ke Jawa Tengah selama periode Januari-Mei 2018 adalah Tiongkok, Arab Saudi, dan Amerika Serikat dengan nilai impor kumulatif Januari-Mei 2018 masing masing sebesar US$ 1 570,74 juta, US$ 1 040,38 juta, dan US$ 455,01 juta.

“Pangsa pasar ketiga negara tersebut mampu mencapai 51,81% terhadap total impor ke Jawa Tengah periode Januari-Mei 2018,” ujarnya.

Ia melanjutkan, impor Jawa Tengah dari kawasan ASEAN pada periode Januari-Mei 2018 mencapai US$ 583,33 juta atau berkontribusi sebesar 9,85% terhadap total impor Jawa Tengah Januari-Mei 2018. Sedangkan impor dari negara-negara kawasan Uni Eropa pada periode Januari-Mei 2018 tercatat sebesar US$ 144,28 juta (2,44%).

“Sedangkan impor Jawa Tengah dari kawasan negara-negara utama Iainnya (9 negara) menyumbang peranan sebesar 68,25% terhadap total impor Jawa Tengah, dengan nilai impor sebesar US$ 4 039,97 juta,” pungkasnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here