Kampoeng Djadhoel, Rekomendasi Wisata Unik di Semarang

Pengunjung tengah asyik berfoto di Kampoeng Djadhoel, tepatnya di Kampung Batik Tengah RT 04/RW 02 Kelurahan Rejomulyo, Semarang Timur/istimewa.

SEMARANG – Kota Semarang memiliki banyak potensi wisata yang dapat dikembangkan untuk kemajuan kota dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Hal tersebut dapat dilihat dengan adanya potensi wisata baru yang dulunya hanya merupakan gang perumahan kecil, gelap, yang kemudian dipercantik dan diberi nama “Kampoeng Djadhoel”.

Adapun Kampoeng Djadhoel ini berada di Kampung Batik Tengah RT 04/RW 02 Kelurahan Rejomulyo, Semarang Timur.

Tempat ini merupakan salah satu mitra binaan PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani yang mendapatkan bantuan dalam Program Bina Lingkungan Tahun 2019 dengan total bantuan senilai Rp 85 juta.

General Manager Bandara Jenderal Ahmad Yani, Hardi Ariyanto menyampaikan bahwa AP I Bandara Jenderal Ahmad Yani melalui program Bina Lingkungan Tahun 2019 turut berperan serta untuk membantu revitalisasi Kampoeng Djadhoel sehingga memiliki daya tarik lebih untuk dikunjungi oleh masyarakat, wisatawan lokal, maupun mancanegara.

“Semoga di penghujung tahun 2019 dan menjelang tahun baru 2020, merupakan tonggak awal dari sejarah dikenalnya Kampoeng Djadhoel dan akan menjadi ikon kota semarang yang dikenal seluruh masyarakat indonesia bahkan di mancanegara,” ungkap Hardi, Selasa (31/12/19) malam.

Kampoeng Djadhoel merupakan lingkungan tempat tinggal yang bersih, asri dan juga dihiasi dengan karya-karya lukisan dan gambar yang memiliki nilai seni yang cukup tinggi. Di sana para pengunjung tidak hanya bisa foto atau sekedar selfie saja, namun dapat berbelanja bahkan praktek atau belajar membatik langsung ditempat para pembatik yang merupakan warga asli Kampoeng Djadhoel.

Sekretaris Kecamatan Semarang Timur, Budi Mulyono mengatakan, revitalisasi Kampoeng Djadhoel sangat menarik karena terinisiasi dari Kampung Batik atas keberhasilannya menjadikan tempat tersebut sebagai kawasan wisata.

“Situasi jaman dahulu yang ada di kampung ini bisa dijadikan suatu daya tarik masyarakat,” jelasnya.

Ketua Kampoeng Djadhoel, Luwiyanto menyampaikan, terima kasih kepada PT Angkasa Pura I, karena telah memberikan bantuan untuk revitalisasi tempat tersebut, yang tadinya terlihat sangat kumuh, kini menjadi sangat bagus sehingga memiliki daya tarik lebih untuk pengunjung.

“Besar harapan saya agar para warga terus mencari ide-ide kreatif untuk mengembangkan Kampoeng Djadhoel menjadi destinasi bahkan ikon Kota Semarang,” tambahnya. (ZP/07)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here