Konsumen Jateng Masih Optimis

SEMARANG– Hasil Survei Konsumen Bank Indonesia kepada 700 responden rumah tangga di Jawa Tengah pada Januari 2018 mengindikasikan bahwa keyakinan konsumen masih berada pada level optimis. Hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Januari 2018 yang tercatat sebesar 127,88.

“Tingkat optimisme tersebut relatif menurun dibandingkan optimisme pada akhir 2017 yang tercatat sebesar 128,81,” kata Rachmat Dwi Saputro, Kepala Grup Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah.

Menurutnya, optimisme konsumen pada Januari 2018 terutama didasarkan pada optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan yang lebih besar daripada optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini. Optimisme tersebut tercermin dari Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang tercatat sebesar 139,87, sementara Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) tercatat sebesar 115,89.

“Optimisme konsumen yang tinggi terhadap kondisi ekonomi ke depan didorong oleh  meningkatnya keyakinan terhadap membaiknya penghasilan dan kondisi usaha,” ungkapnya.

Terkait perkembangan harga, konsumen memperkirakan arah perkembangan harga yang meningkat pada tiga bulan mendatang, yang disebabkan oleh perkiraan akan adanya kenaikan Tarif Tenaga Listrik (TTL) dan LPG. Peningkatan harga ini diperkirakan akan semakin tinggi pada 6 bulan mendatang saat memasuki Ramadhan dan Lebaran 1439 Hijriah.

“Hal ini terindikasi dari Indeks Ekspektasi Harga (IEH) 3 bulan mendatang yang tercatat sebesar 173,38, sementara IEH 6 bulan mendatang tercatat sebesar 190,13,” ujarnya.

Sementara, seiring dengan optimisme terhadap akan adanya kenaikan penghasilan, ekspektasi masyarakat terhadap meningkatnya jumlah tabungan 6 bulan mendatang juga tercatat meningkat dengan indeks sebesar 125,75. (ZP/02)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here