NasionalLaode Sebut Hendi Kerja Baik, Tapi Lemah Karena Tak...

Laode Sebut Hendi Kerja Baik, Tapi Lemah Karena Tak Pencitraan

-

- Advertisment -spot_img

Wali Kota Semarang memberikan paparan kepada Ombudsman RI dan Anggota Komisi II DPR RI

Semarang – Komisioner Ombudsman RI, Laode Ida menyebutkan, Kota Semarang ada di peringkat teratas dengan kategori zona hijau dari hasil survei Ombudsman RI tahun lalu. Selain itu, pelayanan terpadu di Kota Semarang dinilai sangat maksimal.

“Hari ini saya menyaksikan sendiri bahwa jarang sekali ada satu kota yang sistem pelayanan terpadunya sangat maksimal”, tutur komisioner Ombudsman RI, Laode Ida saat melakukan kunjungan ke Pemerintah Kota Semarang bersama Komisi II DPR RI, Jum’at (31/9).

Adapun anggota Komisi II DPR RI yang hadir diantaranya adalah Tuti N. Roosdiono, EE. Mangindaan, Agus Susanto, Dwi Ria Latifa, M. Hasbi Asyidiki Jayabaya, serta Herman Khaeron.

Melihat perkembangan Kota Semarang yang cukup pesat semenjak di pimpin oleh Wali Kota Hendrar Prihadi, Laode menilai, masih ada kekurangan yang dimiliki oleh sang Wali Kota.”Kekurangannya pak Wali Kota ini tidak suka pencitraan, dia lebih mengedepankan yang substansial, tapi real saya kira kerja dari Wali Kota sangat positif,” ujarnya.

Dalam kunjungannya ke Kota Semarang tersebut juga, Komisi II DPR RI secara tegas memberikan apresiasi terkait pelayanan publik yang ada di Pemerintah Kota Semarang. “Aspek yang kami dalami yaitu terkait aksesbilitas informasi masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kota Semarang, yang mana menjadi faktor pelayanan publik Pemerintah Kota Semarang dinilai prima”, tutur Herman Khaeron mewakili Komisi II DPR RI.

Ia menilai Kota Semarang cukup responsif dalam memberikan respon aduan masyarakat. Sehingga memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Koordinasi lintas sektoral pun dibangun dengan baik, sehingga pelayanan semakin cepat.

Terkait hal tersebut, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menegaskan jika pengaduan masyarakat merupakan salah satu daya ungkit untuk Kota Semarang menjadi lebih baik. Wali Kota Semarang yang juga akrab disapa Hendi itu menuturkan, jika tanpa adanya pengaduan masyarakat, maka mustahil Pemerintah Kota Semarang dapat menata kota hingga ke pelosok-pelosok.

Dijelaskan Wali Kota, dalam kurun waktu dari Januari 2016 sampai 31 Desember 2017 ada 12.094 pengaduan masyarakat yang sudah ditangani Pemerintah Kota Semarang. Berarti kalau dikalkulasi rata-rata Pemerintah menyelesaikan 500 aduan setiap bulan.

“Banyaknya laporan yang diberikan masyarakat kepada Pemerintah Kota Semarang menjadi cerminan partisipasi masyarakat. Dan nyatanya ini membuat kinerja kami semakin sempurna di tengah tantangan semakin menyusutnya jumlah ASN yang ada di Kota Semarang,” ujar Wali Kota.(ZP/04)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Bentomie, Perpaduan Mie dan Bento

SEMARANG- Pengunjung Prima Raja Resto yang berada di kawasan Puri Anjasmoro Semarang kini diberikan ragam pilihan menu. Selain seafood...

Masjid Megah Pendiri JNE, diresmikan Gubernur Bangka Belitung

BANGKA BELITUNG– Masjid Jami’ Soeprapto Soeparno pertama kali dibangun oleh pendiri JNE, Almarhum Bapak H. Soeprapto Soeparno tahun 1979....

XL Axiata Dukung Geliat Wisata Jawa Tengah

*Pastikan Kualitas Jaringan di Magelang, Wonosobo, dan Temanggung MAGELANG- Industri wisata di Jawa Tengah terus menggeliat dan mencoba bangkit, antara...

Dorong Produksi Ekspor, PLN Tambah Daya Produsen Tas

KUDUS– PLN melakukan energize PT Wanxinda Travel Goods. Produsen tas ini menyepakati penambahan daya dari daya I2/197 kilo Volt...
- Advertisement -spot_imgspot_img

PLN Mendukung Pengembangan Ekosistem Electric Vehicle

SEMARANG- PT PLN (Persero) siap mendukung program pemerintah terkait percepatan implementasi Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) atau Electric...

PLN Sambung Listrik Gratis di Kulon Progo

YOGYAKARTA- PLN kembali melakukan penyambungan gratis kepada masyarakat kurang mampu di Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Program Corporate Social Responsibility...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda