UmumPemkot Semarang Siagakan Puskesmas Bantu Layani Kesehatan Petugas PPK

Pemkot Semarang Siagakan Puskesmas Bantu Layani Kesehatan Petugas PPK

-

- Advertisment -spot_img

Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita G. Rahayu.

SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang telah menginstruksikan kepada sejumlah puskesmas di Kota ini untuk membantu memberikan layanan kesehatan bagi para petugas penyelenggara pemilu yang yang masih menjalankan tugas.

Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita G. Rahayu mengatakan, beberapa waktu lalu sudah melakukan rapat dengan Bawaslu dan KPU untuk koordinasi terkait korban Pemilu 2019. Saat ini Puskemas diminta menyediakan layanan kesehatan kepada Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) yang saat ini masih terus bekerja.

“Para PPK yang merasa kelelahan atau kurang sehat bisa langsung berkomunikasi dengan wilayah setempat untuk memeriksakan diri,” kata Mbak Ita baru-baru ini.

Mbak Ita, berjanji akan memberikan bantuan kepada keluarga almarhum Bambang Saptono. Apalagi, dia mengaku masih ada ikatan keluarga dengan almarhum.

“Jadi ini dukanya berlipat, satu berduka sebagai warga Kota Semarang yang satunya lagi karena masih ada ikatan keluarga dengan saya. Kami akan beri perhatian khusus,” katanya.

Ditambahkan, pihaknya menginginkan agar pelaksanaan pemilu serentak dievaluasi karena ada sejumlah petugas KPPS yang meninggal.

“Kita minta Pemilu 2019 dengan model serentak ini dievaluasi, karena membutuhkan stamina yang ekstra. Apalagi sementara ini sudah ada 144 petugas Pemilu 2019 yang meninggal dunia,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berharap pelaksanaan pemilu serentak direview. Menurutnya, perlu diadakan asuransi petugas pelaksana Pemilu untuk cover masalah kesehatan. Sehingga mereka yang sudah melakukan tugas luar biasa ini ada jaminan, jadi ada ketenangan dalam mereka melakukan kerja, apalagi ini lima tahun sekali.

“Kita minta pada KPU untuk ngurus ini semua, di Jawa Tengah lumayan banyak yang meninggal. Tapi ini menjadi pembelajaran bagi kita ternyata ada faktor X yang kita tidak pernah tahu, yang mestinya KPU secara institusi memerhatikan seperti ini,” katanya.

“Apakah serentak pusat, provinsi kabupaten. Atau serentak eksekutif atau legislatif. Kayaknya kalau bareng seperti ini tidak ringan, sangat berat mereka bekerja. Kita tidak menduga akan serumit dan membutuhkan tenaga waktu pikiran yang luar biasa. Juga tekanan yang luar biasa,” sambungnya.

Sampai 24 April 2019 pukul 19.00 petugas KPPS di Jawa Tengah yang meninggal telah 32 orang dan yang sakit sebanyak 249. Mereka dari Kabupaten Demak, Banyumas, Sukoharjo, Banjarnegara, Purbalingga, Grobogan, Rembang, Magelang, Klaten, Batang, Kudus, Pekalongan, Kendal, Pemalang, Semarang dan Brebes.

Ganjar mengatakan akan memberikan santunan kepada keluarga petugas pemilu di Jawa Tengah yang meninggal dunia maupun yang dirawat di rumah sakit.

“Insyaallah besok (Jumat, 26/4/2019) akan kita kasih santunan. Tidak hanya yang meninggal, tapi yang sakit juga akan kami berikan,” tandasnya. (ZP/06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Penerimaan Pajak Jateng I Capai Rp 24 Triliun hingga November 2021

SEMARANG - Kinerja penerimaan Pajak Kantor Wilayah DJP Jawa Tengah I hingga tanggal 30 November 2021 tercatat adanya pertumbuhan...

Erick Thohir Tunjuk Darmawan Prasodjo Jadi Direktur Utama PLN

JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PLN tahun 2021 memutuskan mengangkat dan menetapkan Darmawan Prasodjo sebagai Direktur Utama...

Komisaris Utama Pertamina Patra Niaga Tinjau Kesiapan Sarfas Pertamina

SEMARANG - Guna memastikan seluruh kegiatan operasi dan layanan kepada masyarakat berjalan dengan lancar di tengah kondisi pandemi, Komisaris...

PLN Berikan Gerobak Motor Listrik Kepada UKM, Tingkatkan Produktivitas

SEMARANG – PLN memberikan bantuan gerobak motor listrik kepada para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Jawa Tengah...
- Advertisement -spot_imgspot_img

SWI Minta Masyarakat Waspadai Penawaran Aset Kripto

JAKARTA - Satgas Waspada Investasi (SWI) meminta masyarakat untuk mewaspadai penawaran investasi aset kripto yang saat ini marak agar...

PGN Siap Kembangkan Pasar Gas Bumi Jawa Tengah

JAKARTA - Dalam rangka mewujudkan penyediaan gas bumi untuk Jawa Tengah, PT PGN Tbk selaku Subholding Gas Pertamina menandatangani...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda