Pertamina Perluas Usaha Mitra Binaan Hingga Tembus Pasar Internasional

SEMARANG– PT Pertamina MOR IV Jawa Tengah-DIY membantu memperluas usaha mitra binaan hingga menembus pasar internasional dengan mengajak para mitra mengikuti pameran ke beberapa negara seperti Kuala Lumpur, Bangladesh, Aljazair, hingga Washington DC.

Unit Manager Communication & CSRPertamina MOR IV Semarang, Andar Titi Lestari mengatakan, pertamina selama ini bukan hanya sekedar bertanggung jawab dalam distribusi bahan bakar minyak (BBM) semata, namun Pertamina turut berusaha memajukan masyarakat melalui program corporate social responsibility (CSR) dengan membina usaha kecil menengah (UKM).

Pembinaan itu dilakukan tidak hanya dalam pemberian pinjaman lunak, tapi juga membantu memperluas pasar produk UKM tersebut.

‘’Disamping itu, kami juga membantu mereka dalam memperluas pasar produknya melalui pameran-pameran yang digelar baik di dalam ataupun luar negeri. Seperti dalam waktu dekat, ada mitra binaan yang akan kami ajak pameran ke Kuala Lumpur, Bangladesh, Aljazair, hingga Washington DC,” kata Andar Titi Lestari, Kamis (26/4).

Dijelaskan, selain mengajak mengikuti pameran ke luar negeri, Pertamina juga sering mengadakan kegiatan pameran di dalam negeri seperti agenda Semarang Hitz Market dalam rangka Semarang Great Sale dan HUT Kota Semarang, yang dilaksanakan pada tanggal 26-29 April 2018, di  Mall Semarang.

Pada pameran tersebut Pertamina melibatkan 18 mitra binaan dari wilayah Jawa Tengah dan DIY seperti Semarang, Solo, serta Jogja. Sebagai tanggung jawab pendampingan kepada mitra binaan, Pertamina juga rutin mengajak mereka pameran ke luar negeri.

Dikatakan, Pertamina juga menggelar pelatihan dan workshop untuk pengembangan produk serta manajemen. Misalnya, pelatihan pemasaran online hingga pembuatan laporan keuangan. Disamping itu, yang paling penting dalam program kemitraan ini adalah pemberian modal melalui pinjaman bunga lunak kepada mereka.

‘’Setiap tahun kami menyalurkan pinjaman lunak dengan bunga 3 persen sistem saldo menurun kepada para mitra binaan UKM. Pada triwulan I-2018 ini sudah lebih dari 200 UKM yang bergabung,’’ ucapnya.

Adapun, untuk program kemitraan tahun ini Pertamina menargetkan dapat menyalurkan pinjaman sebesar Rp 13 miliar ke pelaku UKM.

‘’Kami membuka kesempatan bagi siapapun yang tertarik menjadi mitra binaan kami untuk mendaftar. Syaratnya pun cukup mudah di antaranya sudah menjalankan usaha minimal satu tahun, belum punya tanggungan kredit dari bank atau BUMN lain,’’ jelasnya.

Setiap mitra berkesempatan mendapat pinjaman modal mulai Rp 15 juta hingga Rp 200 juta. Satu UKM dapat tiga kali kesempatan dalam memperoleh pinjaman.

‘’Jadi dalam setiap UKM bisa meminjam modal selama maksimal tiga tahun dan dapat diperpanjang hingga tiga kali,’’ pungkasnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here