PolitikPilkada 2020Petani Bawang Putih Wadul Ganjar Merasa Tercekik Surat Edaran...

Petani Bawang Putih Wadul Ganjar Merasa Tercekik Surat Edaran Kementan

-

- Advertisment -spot_img

Cagub Jateng Ganjar Pranowo dan istri Siti Atiqah saat bertemu dengan petani bawah putih di Temanggung Selasa (27/2/2018)to 

TEMANGGUNG – Petani bawang putih di Desa Petarangan, Kecamatan Kledung Kabupaten Temanggung mengaku tercekik dengan adanya Surat Edaran Dirjen Pertanian dan Tanaman Pangan Kementerian Pertanian. Hal itu terungkap saat mereka bertemu dengan calon gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Selasa (27/2).

Yang membuat mereka tercekik, karena di dalam surat tersebut mengatur tentang harga tertinggi penjualan bawang putih.

Anggota kelompok tani Al Fata, Tarif mengatakan harga jual bawang putih saat ini berkisar Rp 20 ribu untuk jual basah dan Rp 25 ribu untuk jual kering. Sementara untuk modal beli bibit, Rp 80 ribu per kilogram. “Untuk lahan seluas satu hektare, dibutuhkan antara 2 sampai 2,5 kuintal bibit. Jadi kalau harga diatur, petani tidak akan untung,” ucapnya.

Tarif mengatakan, dengan kondisi tersebut untuk mendapatkan Break Event Point (BEP) harga pasca panen minimal Rp 14 ribu. “Kami berharap kepada Pak Ganjar untuk menyampaikan ke pusat agar surat tersebut dievaluasi lagi. Kami bertani tidak untuk rugi, seharusnya pemerintah melindungi petani,” tegasnya.

Selain itu, lanjutnya, petani di Temanggung juga sepakat menolak kebijakan impor bawang putih. Tarif menyatakan produksi bawang putih dari dalam negeri sudah mampu mencukupi kebutuhan konsumen. “Petani kita mampu. Hasil panen cukup bagus dan melimpah, jadi tidak perlu ada impor,” ucap Tarif.

Menanggapi keluhan petani tersebut, Ganjar menyatakan akan menyampaikan ke Menteri Pertanian Andi Amran Sulaeman. “Ya kalau melihat kondisi saat ini, dengan harga maksimal Rp 11 ribu sesuai surat edaran tersebut tentu petani belum untung. BEP-nya kan kisaran Rp 14 ribu,” paparnya.

Ditambahkan, selain perlindungan mengenai harga, petani juga harus diperhatikan pasca panen. “Kita berharap petani menjual kering karena harganya lebih tinggi. Petani juga harus diajarkan untuk berjualan secara online agar bertemu langsung dengan pembeli, sehingga harganya bagus dan yang penting petani untung,” terang Ganjar.
Dalam kunjungan tersebut Ganjar ditemani istrinya, Siti Atiqoh Supriyanti. Mereka disambut tarian topeng ireng. Dia juga mendapat slayer kehormatan karena dinilai menjadi pejuang petani.
Ganjar enggan naik motor dan rela jalan menanjak sejauh dua kilometer untuk menyapa ratusan petani dan warga yang ada sepanjang jalan kampung menuju ladang. (ZP/03)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Komisaris Utama Pertamina Patra Niaga Tinjau Kesiapan Sarfas Pertamina

SEMARANG - Guna memastikan seluruh kegiatan operasi dan layanan kepada masyarakat berjalan dengan lancar di tengah kondisi pandemi, Komisaris...

PLN Berikan Gerobak Motor Listrik Kepada UKM, Tingkatkan Produktivitas

SEMARANG – PLN memberikan bantuan gerobak motor listrik kepada para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Jawa Tengah...

SWI Minta Masyarakat Waspadai Penawaran Aset Kripto

JAKARTA - Satgas Waspada Investasi (SWI) meminta masyarakat untuk mewaspadai penawaran investasi aset kripto yang saat ini marak agar...

PGN Siap Kembangkan Pasar Gas Bumi Jawa Tengah

JAKARTA - Dalam rangka mewujudkan penyediaan gas bumi untuk Jawa Tengah, PT PGN Tbk selaku Subholding Gas Pertamina menandatangani...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Subholding Gas Pertamina Raih ISO 55001

JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina berhasil mendapatkan sertifikat ISO 55001: Sistem Manajemen...

Menuju HUT ke-65 Astra, Kobarkan Semangat Bergerak dan Tumbuh Bersama

JAKARTA - Menuju hari ulang tahun (HUT) ke-65 pada 20 Februari 2022, hari ini (1/12) Astra meluncurkan logo HUT...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda