NasionalTekan Korupsi Pengadaan Barang, Pemprov Jateng dan LKPP MoU...

Tekan Korupsi Pengadaan Barang, Pemprov Jateng dan LKPP MoU E-Katalog Lokal

-

- Advertisment -spot_img

E-katalog tersebut merupakan portal katalog produk layanan barang dan jasa yang bisa diakses melalui online. Fungsinya sama seperti online shop namun produk yang tersedia khusus untuk kebutuhan pemerintah.

SEMARANG- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/jasa Pemerintah (LKPP) RI melakukan penandatangan MoU untuk mengembangkan e-katalog lokal di Jawa Tengah. Hal itu dilakukan untuk mengefisienkan pengadaan barang dan jasa, sekaligus mendukung pencegahan tindak pidana korupsi yang sering terjadi dalam pengadaan barang dan jasa.

Penandatangan MoU tersebut dilakukan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan Kepala LKPP RI Agus Prabowo, disaksikan Deputi Pencegahan KPK Asep Rahmat Suwandha dan Wakapolda Jateng Brigjen Pol Indrajit, di Kantor Gubernur Jawa Tengah Gedung B lantai V, Selasa (31/7).

Kepala LKPP, Agus Prabowo mengatakan, e-katalog itu akan menggantikan sistem lelang atau tender yang selama ini selalu dilakukan dalam setiap pengadaan barang dan jasa. Pasalnya, sistem tersebut sering kali menimbulkan masalah, tidak hanya memakan waktu lama, biaya, dan tenaga, namun juga rawan tindak pidana korupsi.

“Untuk itu LKPP membuat inovasi untuk melakukan intervensi dimana pengadaan barang dan jasa tidak lagi menggunakan tender tapi melalui pengadaan langsung, sehingga lebih efektif dan efisien,” kata Agus Prabowo.

Agus menjelaskan, e-katalog tersebut merupakan portal katalog produk layanan barang dan jasa yang bisa diakses melalui online. Fungsinya sama seperti online shop namun produk yang tersedia khusus untuk kebutuhan pemerintah.

“E-katalog ini adalah terobosan baru untuk mengurangi tender dan meningkatkan pengadaan langsung lewat e-katalog. Persis seperti online shop tapi barangnya adalah yang dibutuhkan pemerintah,” ucapnya.

Ditambahkan, e-katalog lokal yang dikerjasamakan itu juga akan mengangkat komoditas lokal untuk digunakan pemerintah daerah agar lebih efisien dari sisi biaya pengiriman. Selain itu juga memberikan peluang bagi produsen penyedia barang dan jasa lokal karena lewat e-katalog lokal produknya bisa digunakan oleh pemerintah daerah lain.

“Jadi kalau nanti e-katalog daerah sudah jadi, kita akan punya mozaik pasar pengadaan yang terdiri dari e-katalog nasional buatan LKPP, banyak e-katalog daerah buatan provinsi dan kabupaten/kota, dan e-katalog sektor. Produk khas lokal bisa dipasarkan secara nasional,” ujar Agus.

Diterangkan, sudah ada delapan daerah yang melakukan kerjasama dengan LKPP dalam membuat e-katalog lokal. Produk yang sudah ditampilkan dalam e-katalog dari 2015 hingga sekarang mengalami peningkatan cukup signifikan dari 3.500 produk menjadi lebih dari 100.000 produk. Ke depan LKPP akan lebih banyak mendorong daerah-daerah lain untuk membuat e-katalog agar meminimalkan potensi tindak pidana korupsi di bidang pengadaan barang dan jasa.

“Mudah-mudahan kalau semua ini jadi maka potensi untuk korupsi di bidang pengadaan akan berkurang karena musuh bersama pengadaan itu adalah korupsi. Oleh karena itu kita selalu didampingi oleh KPK,” terangnya.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, adanya e-katalog lokal akan membantu pemerintah dalam melakukan penyerapan anggaran dan belanja daerah, karena performa buruk pemerintah dalam penyerapan anggaran sering kali terjadi saat pengadaan barang dan jasa sering kali gagal lelang. Sehingga harus ditunda dan dilakukan lelang ulang berkali-kali.

Melalui e-katalog ini pemerintah bisa menghindari rumitnya administratif birokrasi yang membutuhkan waktu lama. Sehingga program-program pembangunan bisa dilakukan dengan cepat dan tepat waktu.

“MoU ini mudah-mudahan akan bisa menjadi payung dan dasar untuk kita bergerak lebih maju,” ucapnnya.

Selain itu, Ganjar juga mengapresiasi e-katalog yang bisa mendorong produk-produk lokal dan memberikan peluang lebih banyak kepada produsen lokal dalam mengembangkan usahanya ataupun memasarkan produknya.

Melalui PP Nomor 33 Tahun 2018 yang menunjuk Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, Ganjar akan mengambil inisiasi untuk mengimplementasikan e-katalog lokal ini kepada seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah. Sehingga Jawa Tengah bisa secara serentak menggunakan konten dari e-katalog untuk percepatan pembangunan daerah.

“Setelah dilakukan MoU kita tinggal mengambil inisiatif untuk membantu kawan-kawan kita di kab kota, agar juga segera mengikuti langkah ini. Sehingga Jawa Tengah nanti akan serentak,” tuturnya.

Sementara itu, Deputi Pencegahan KPK Asep Rahmat Suwandha berharap MoU itu menjadi momentum untuk terus melakukan perubahan. Khususnya, dalam proses pengadaan barang dan jasa yang paling sering menjadi penyebab tindak pidana korupsi.

“Hampir tiap hari kami mendapat pengaduan yang cukup banyak dari beberapa daerah. Meski KPK dengan fungsi koordinasi pencegahan sudah hadir di 542 pemda, namun masih banyak informasi dalam konteks pengadaan barang/ jasa,” pungkasnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Pertamina Dex dan Dexlite, Idola Baru Pengguna Mesin Diesel

SEMARANG – Sejak diluncurkan beberapa tahun lalu, Dexlite dan Pertamina Dex menjadi bahan bakar minyak (BBM) favorit bagi para...

Hotel Santika Pekalongan dapatkan Score Memuaskan dalam surveilen II

PEKALONGAN - Hotel Santika Pekalongan merupakan salah satu hotel yang terletak di Kota Pekalongan. Lokasi yang tepat berada di...

BCA Resmikan Gedung Halo BCA Semarang

SEMARANG– Konsistensi PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dalam menghadirkan service excellence terus ditingkatkan melalui berbagai inisiatif secara nasional....

Smartfren dan Moratel Hadirkan Layanan Internet True QuadPlay

JAKARTA – Smartfren bersinergi dengan Moratel menghadirkan produk terbaru bernama True QuadPlay sebagai layanan internet untuk gaya hidup digital...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Pembelian Tiket KA untuk Keberangkatan Mulai 26 Oktober Wajib Gunakan NIK

SEMARANG - Calon pelanggan yang akan membeli tiket kereta api jarak jauh untuk keberangkatan mulai 26 Oktober 2021 wajib...

Marimas dan Pemkot Semarang Bangun Taman Parkour di Lamper Tengah

SEMARANG - Dalam upaya mendukung Program Pemerintah Kota Semarang meningkatkan Ruang Terbuka Hijau, PT. Marimas Putera Kencana turut terlibat...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda