Wow, HUT ke-117 Pegadaian Luncurkan Gadai Tanpa Bunga dan Kegiatan Sosial

BANTUAN- Kepala Pengadaian Kantor Wilayah (Kanwil) XI Semarang, Mulyono, memberikan sejumlah bantuan dalam acara ‘Pegadaian Litration Fair 2018’ di Java Mall Semarang, Minggu (1/4). FOTO: M.Nurrozikan

JAKARTA- PT Pegadaian (Persero) menyambut hari jadi ke-117 dengan meluncurkan Pegadaian Digital Services (PDS) untuk semakin mempermudah layanan dan gadai tanpa bunga untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah dan membutuhkan dana kecil temasuk mahasiswa.

Durektur Utama PT Pegadaian (Persero) Sunarso mengatakan, pemberian pinjaman tanpa bunga itu diharapkan dapat menjadl solusi bagi kalangan masyarakat tertentu.

“Kami menyadari bahwa Pegadaian sebagai BUMN harus membangun social values dalam mendukung program Inklusi keuangan. Kami berharap program ini dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat serta memperluas basis nasabah, khususnya mahasiswa, buruh pabrik, dan kalangan masyarakat Iainnya.’ Jelasnya diseIa-sela acara puncak HUT Pegadaian ke 117, Minggu (1/4), di Jakarta.

Dalam rangkaian acara peringatan HUT ke-117. Pegadaian juga meluncurkan Pegadaian Digital Services (PDS), Agen Pegadaian dan aksi sosial Zumba Peduli. PDS dan Agen Pegadaian merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Pegadaian untuk memperluas jangkauan dan mempermudah pelayanan kepada nasabah.

Dengan aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah nasabah yang dilayani dari 9,5 juta orang di tahun 2017 menjadi 11.5 juta nasabah di tahun 2018.

Perayaan HUT juga diwarnai dengan kegiatan Zumba Peduli, yaitu kegiatan senam Zumba yang diikuti dengan pengukuran kalori yang dikeluarkan oleh sekitar 6.000 peserta. Hasil pengukuran tersebut akan dikonversikan dalam jumlah uang yang disumbangkan ke berbagai lembaga sosial di berbagai wilayah Indonesia.

Total dana yang disiapkan sebanyak Rp 2.5 miliar yang disumbangkan di 59 lokasi. Termasuk untuk membantu sarana dan prasarana sekolah bagi anak-anak pemulung di Bantar Gebang senilai Rp 500 juta.

“Kami juga melakukan program CSR bertajuk Pegadaian Bersih-bersih, yang terdiri dari program bersih administrasi. Bersih hati, dan bersih lingkungan sebagai bentuk kepedulian sosial Pegadaian kepada masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu Direktur Produk, Haryanto Widodo menjelaskan, untuk meningkatkan kualitas layanan. Pegadaian terus melakukan digitalisasi proses bisnis, meningkatkan kenyamanan layanan di outlet, revitalisasi gudang dan logistik, serta pelayanan prima kepada nasabah.

Pegadaian juga terus memperluas jaringan distribusi dengan membuka 6.000 Agen Pegadaian dan melakukan digitalisasi pelayanan secara online dengan layanan berbasis mobile app.

“Kami juga menambah produk baru gadai tanpa bunga yang besaran pinjaman maksimal Rp 500 ribu, dengan tenor dua bulan dan ditargetkan tahun ini menjangkau 1 juta nasabah,” ujar Harianto.

Hariyanto menjelaskan, tahun ini perseroan menargetkan Omset sebesar Rp 143.9 triliun. Pendapatan usaha ditargetkan Rp 12.5 triliun, meningkat sekitar 19% persen dibandingkan pendapatan tahun lalu Rp 10.5 triliun, sedangkan Iaba bersih pada 2018 sebesar Rp 2.7 trillun, meningkat 7.14 persen dari capaian tahun lalu sebesar Rp Rp 2.5 triliun.

“Performa keungan perusahaan tahun 2018 diperkirakan akan terus tumbuh positif seiring dengan berlanjutnya ekonomi nasional yang diperikan sebesar 4.5 persen,” ujarnya (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here