Umum1.500 Bibit Mangrove Ditanam di Desa Bedono

1.500 Bibit Mangrove Ditanam di Desa Bedono

-

- Advertisment -spot_img
Tim Petangguh KNPI Peduli Jateng, KOHD, Imade, Forum Demak Hijau serta beberapa komunitas peduli lingkungan aaat tanam pohon mangrove di sepanjang sungai Desa Bedono, Minggu (23/12).

SEMARANG- Tim Petangguh KNPI Peduli Jateng bersama Komunitas Omah Harapan Demak (KOHD), Ikatan Mahasiswa Demak (Imade), Forum Demak Hijau, Laskar Sedekah Amanah, serta komunitas peduli lingkungan lainnya berkolaborasi mengadakan penanaman 1.500 pohon mangrove di sepanjang sungai Desa Bedono, Demak, Minggu (24/12).

Founder KOHD, Haryanto mengatakan, aksi tanam mangrove seperti ini sebenarnya rutin dilakukan tiap bulan oleh KOHD. Sebab, tanaman mangrove dapat menjadi sabuk hijau pengaman untuk keseimbangan ekologi. Karena itu, semakin luas habitat mangrove maka semakin sedikit kemungkinan terdampak abrasi.

“Kami bekerjasama dengan relawan dan warga setempat agar tingkat kepekaan dan kepedulian warga meningkat. Ketika ikut menanam, mereka juga akan menjaga dan merawat sampai pertumbuhan mangrove sempurna,” ujarnya.

Haryanto yang juga Wakil Ketua KNPI Peduli Jateng itu menambahkan, penanaman mangrove di Desa Bedono sangat penting mengingat wilayah tersebut sangat rentan terkena bencana.

“15 tahun ini, Bedono merupakan desa yang terkena banjir dan rob cukup parah. Yang bisa kita lakukan adalah menanam (mangrove) agar tidak semakin parah. Kalau kita tidak bergerak, siapa lagi,” terangnya.

Selain melakukan penanaman mangrove untuk mengantisipasi meluasnya wilayah terdampak abrasi, pemerintah setempat juga memanfaatkan kawasan yang tenggelam sebagai objek wisata. Pada 10 Juli 2018 lalu, tempat tersebut diresmikan sebagai kampung wisata.

Ny. Kades Bedono, Faidah Agus Salim menuturkan, ada berbagai wisata yang saat ini mulai dikembangkan yakni wisata Kampung Tenggelam, Rumah Makan Apung, dan Trek Mangrove. Padahal sebelumnya hanya wisata religi berupa makam seorang ulama Syekh Abdullah Mudzakir yang berada di tengah laut.

Faidah menambahkan, pengunjung di destinasi wisata Desa Bedono ini terus mengalami peningkatan tiap harinya. “Kunjungan perhari di desa ini kira-kira ya seratusan. Itu di hari biasa. Kalau hari libur mencapai seribuan,” ujar Ketua Tim Penggerak PPK Desa Bedono tersebut.

Atas nama Komunitas Omah Harapan Demak, Haryanto bersyukur musibah di Desa Bedono bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata. Katanya, aksi tanam mangrove yang digarap bersama lintas komunitas itu, harapannya juga sekaligus memperkenalkan desa wisata ini, sebab yang mengikuti aksi juga banyak.

“Juga jadi salah satu upaya untuk memperkenalkan bahwa ada wisata tenggelam, makam di tengah laut,” tandasnya. (ZP/07)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Derma 9 Rambah Pasar Skincare, Bisa Gabung Jadi Agen dan Reseller

SEMARANG - Klinik kecantikan Derma 9 serius menggarap pasar skincare untuk memberikan produk perawatan kecantikan yang terbaik. Derma 9 telah...

Springbed Kesehatan Makin Diminati Konsumen di Semarang

SEMARANG - Kasur springbed kesehatan untuk tulang belakang makin diminati oleh konsumen di Semarang, Jawa Tengah selama tahun 2021. Banyak...

Polri dan Pertamina Bongkar Praktik Penyalahgunaan BBM Subsidi di Cilacap Rugikan Negara Rp 49 Miliar

SEMARANG - Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Korpolairud Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri bersama Pertamina membongkar penyalahgunaan dan penimbunan BBM...

XL Axiata Business Solutions Raih Sertifikasi ISO 22301:2019

JAKARTA- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melalui XL Axiata Business Solutions berhasil meraih Sertifikasi ISO 22301:2019 yang merupakan...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Hotel Santika Pekalongan Gunakan Bahan Plastik Mudah Terurai Jaga Lingkungan

PEKALONGAN - Hotel Santika Pekalongan terus mendukung pemerintah untuk menggunakan bahan plastik yang ramah lingkungan untuk segala keperluan. Hotel Santika...

Musda XV HIPMI Jateng: Dua Calon Ketua Umum Janji Siap Kolaborasi dan Sinergi

SEMARANG - Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Tengah ke XV segera digelar pada 28 -...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda