UMKMKopi 9, Pilihan Kopi Tradisional yang Alami dan Menyehatkan

Kopi 9, Pilihan Kopi Tradisional yang Alami dan Menyehatkan

-

- Advertisment -spot_img

KOPI- Owner Kopi 9, Susi krisna, memamerkan Kopi 9 hasil produksi sendiri, saat pameran UMKM di Java Mall Semarang, Sabtu (14/4). FOTO: M.Nurrozikan

SEMARANG- Bagi anda yang suka akan kopi tradisional tanpa bahan campuran, Kopi 9 asal Pasuruan ini adalah pilihannya. Kopi ini 100 persen masih alami dan tidak diberikan perasa atau pengawet sekalipun.

Bahan baku kopinya pun diambil langsung dari lereng Gunung Arjuna, Malang, Jawa Timur, yang menggunakan metode pertanian kopi tanpa pestisida dan bahan kimia.

Owner Kopi 9, Susi krisna mengatakan, produk kopinya memiliki rasa dan aroma kopi yang alami tidak seperti kopi-kopi instan yang beredar di pasaran.

“Ini kopi alami dan masih tradisional saat mengolahnya. Ini juga ada pilihan arabika maupun robusta,” kata Susi Krisna, dalam acara pameran UMKM di Java Mall Semarang, Sabtu (14/4).

Susi menjelaskan, jika kopi robusta yang ia miliki punya rasa pait dominan. Sedangkan jenis kopi arabika memiliki rasa dengan tingkat keasaman tidak terlalu tinggi sehingga pas ketika disruput.

Ia menambhakan, jika produk Kopi 9 tersebut khusus di Jawa Timur dapat ditemui disekitar Pasuruan Raya yang meliputi Pasuruan, Jember dan Probonlinggo. Ia mengungkapkan jika saat ini telah banyak outlet yang menjual produknya.

“Saya sudah punya pasar tetap, ada toko oleh-oleh yang di Malang, Bojonegoro, Kediri, Surabaya, dan Batam. Omzetnya kalau sebulan bisa Rp 50 juta lebih,” ujarnya.

Dikatakannya, dalam memproduksi Kopi 9, ia dibantu bersama warga sekitar yang tergabung dalam binaan Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Timur, yang sudah memiliki puluhan anggota.

Sementara, Ia berharap kedepan Kopi 9 miliknya kian dikenal masyarakat luas, bahkan bisa ekspor. Selain itu ia juga mengajak agar bisa saling menjaga kopi-kopi yang ada tetap alami tanpa ada perasa tambahan.

“Saya pingin Kopi 9 merambah daerah lain, bisa luar pulau, dan khususnya masyarakat Jawa Timur juga lebih megenal lagi. Sama ini kita pinter-pinter mengkonsumsi kopi original, tidak asal gunting,” tandasnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

XL Axiata dan Vision+ Luncurkan Paket Bundling

JAKARTA- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus memperkuat bisnis layanan Over The Top (OTT) dan layanan hiburan, seiring...

PLN Gelar PLN Mobile Virtual Charity Run and Ride

JAKARTA– PLN kembali menggelar kegiatan virtual charity run and ride pada 16 Oktober s.d. 7 November 2021. Virtual Charity...

Ajak Masyarakat Bijak Gunakan BBM, Pertamina Dorong Solar Subsidi Tepat Sasaran

SEMARANG – Sebagai badan usaha yang menerima penugasan dari pemerintah dalam menyalurkan bahan bakar minyak (BBM) subsidi, dalam hal...

Hotel Santika Pekalongan Gratiskan Ambil Kopi dan Teh Setiap Hari

PEKALONGAN - Hotel Santika Pekalongan merupakan salah satu hotel bintang 3 yang terletak di Kota Pekalongan. Memiliki letak yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Menjadi Programmer Sukses Masa Kini

JEPARA - Market Corner Goes To School yang merupakan kegiatan kolaborasi antara Up Radio dan Gmedia yang  pada bulan...

Ini Daftar Kompor Tanam Artugo Spesifikasi Lengkap dengan Harga Ekonomis

SEMARANG - PT Kreasi Arduo Indonesia (Artugo) meluncurkan berbagai jenis kompor tanam dengan spesifikasi lengkap, namun dengan harga yang...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda