Ekonomi BisnisLPS Himbau Nasabah Teliti Pilih Bank

LPS Himbau Nasabah Teliti Pilih Bank

-

- Advertisment -spot_img

Sekretaris LPS, Muhamad Yusron (FOTO : Hermiana E.Effendi)

PURWOKERTO – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menghimbau agar masyarakat lebih teliti dalam memilih perbankan sebagai tempat untuk menyimpan uang. Sebab, meskipun dana nasabah di bank sudah dijamin LPS, namun tidak semua bisa mendapatkan pembayaran dari LPS.

Sekretaris LPS, Muhamad Yusron mengatakan, hanya perbankan yang memenuhi syarat yang akan mendapatkan pembayaran dana dari LPS, jika terjadi likuidasi atau penutupan. Antara lain, tingkat bunga simpanan di bank tersebut tidak melebihi bunga penjamin LPS dan tidak terdapat kredit macet.

“Masyarakat atau calon nasabah harus memperhatikan ketentuan tersebut dan aktif bertanya pada perbankan, karena ini menyangkut kemanan uang yang disimpannya,” katanya, usai acara Media Gathering di Purwokerto, Rabu (13/11/19).

Lebih lanjut Yusron menjelaskan, dari 101 likuidasi bank yang didominasi oleh Bank Perkreditan Rakyat (BPR), sebagian ada yang tidak bisa dibayarkan oleh LPS.

Total simpanan dana pada BPR yang ditutup mencapai Rp 1,9 triliun, namun yang bisa dibayarkan oleh LPS Rp 1,5 triliun atau hanya 91 persen. Sementara untuk sisanya tidak bisa dibayarkan, karena tidak memenuhi persyaratan.

Menurut Yusron, sebagian besar ketentuan yang dilanggar adalah dalam ketentuan suku bunga. Ketentuan suku bunga biasanya sudah dicantumkan di kantor-kantor perbankan. Namun yang seringkali tidak diketahui oleh nasabah, lanjutnya, adalah adanya program cash back yang menurut aturan perbankan dihitung sebagai bunga.

“Misalnya ada perbankan yang butuh dana segar, kemudian mereka menarik dana nasabah dengan cara membuat program cash back, mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 3 juta. Cash back ini dihitung sebagai bunga. Jadi berhati-hati dan lebih teliti dalam memilih perbankan,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Divisi Kesekretariatan LPS, Nur Budiantoro  dalam paparannya mengatakan, ada empat tugas pokok LPS. Yaitu melindungi nasabah perbankan dengan program penjaminan simpanan, melaksanakan resolusi bank, melaksanakan program restrukturisasi perbankan dan turut aktif dalam memelihara stabilitas perbankan. (Ning Effendi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

90% Dikorbankan, Efektifkah PPKM?

SEMARANG - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jateng menilai, sejumlah Kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 yang sudah terjadi...

Brantas Abipraya Gelar Vaksin COVID-19 Gratis

JAKARTA - Pandemi COVID-19 belum berakhir, Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk menekan laju penularan virus ini. Guna menyokong...

Subholding Gas Bersinergi Serahkan Bantuan 50 Tabung Oksigen ke RS UGM

YOGYAKARTA – Subholding Gas Grup sebagai bagian dari Holding Migas PT Pertamina (Persero) bersinergi dalam menyerahkan bantuan oksigen sebanyak...

Qurban Dermawan Menyapa Masyarakat Urban Semarang

SEMARANG - Dibalik megahnya Ibu Kota Jawa Tengah ternyata masih ada wilayah terpinggirkan yang masyarakatnya tidak berkesempatan menikmati lezatnya...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Pertamina MOR IV Bagikan 8.026 Paket Daging Qurban untuk Warga Sekitar

SEMARANG – Merayakan Idul Adha 1442 H, Pertamina melaksanakan potong hewan qurban dengan total sebanyak 85 ekor yang terdiri...

Stimulus Kelistrikan, Upaya Pemerintah Membantu Masyarakat di Tengah Pandemi

JAKARTA - Selama Pandemi Covid-19, Pemerintah Indonesia cukup banyak mengeluarkan program bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Mulai dari...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda