Sejumlah pasangan bacagub dan bacawagub yang mendapat rekomendasi dari PDIP di ajang Pilgub 2018, yang diumumkan Kamis (4/1)

SEMARANG – Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri telah mengumumkan sejumlah pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur untuk bertarung di ajang Pilgub 2018 di Jakarta Kamis siang(4/1). Namun untuk pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jateng belum diumumkan. Padahal, kabar yang beredar sebelumnya, Megawati juga akan mengumumkan pasangan bakal calon untuk Jawa Tengah.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jateng Bambang Wuryanto saat dikonformasi mengaku tidak tahu alasan pasti DPP PDIP menunda penetapan cagub dan cawagub untuk Pilgub Jateng. Ia hanya mengatakan, selain Jateng, ada provinsi lain yang juga batal diumumkan calonnya oleh PDIP, yakni Jawa Barat (Jabar).

“Saya juga tidak tahu pasti alasannya. Kita tegak lurus saja dengan partai dan Ketua DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri. Apapun alasannya itu demi kebaikan partai,” tutur Bambang saat dihubungi.

 Pria yang akrab disapa Bambang Pacul ini menyebutkan, meski ditunda, dirinya yakin dalam waktu dekat partainya akan segera membuat keputusan. Hal itu dikarenakan jadwal pendaftaran pasangan calon (paslon) di Pilgub Jateng akan dibuka Senin (8/1) nanti.

” Dalam waktu dekat ini pastinya segera ditetapkan. Tunggu saja, kalau tidak besok, ya Sabtu. Yang pasti Minggu kita sudah ada calon. Pendaftarannya kan tinggal tiga hari lagi, yakni Senin. Siapapun calon yang diputuskan DPD PDIP Jateng siap mengamankan,” kata Bambang yang juga anggota DPR RI ini.

Sementara, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengumumkan calon gubernur/wakil gubernur di empat daerah. Yakni Lampung, Papua, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Maluku Utara (Malut). Sedangkan untuk Sumatra Utara baru mengumumkan untuk posisi calon gubernur yaitu  Djarot Saiful Hidayat.

Untuk Papua, PDIP telah menunjuk John Wempi Wetipo yang akan berpasangan dengan Habel Melkias Suwae.

“Calon Gubernur Provinsi Papua. Dia sosok muda yang gagah. Usianya masih 45 tahun. Dia adalah John Wempi Wetipo dan wakilnya Habel Melkias Suwae. Dia adalah mantan Bupati Jayawijaya dua periode,” kata Megawati saat konferensi pers di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (4/1/2018).

Untuk Maluku Utara, PDIP menunjuk KH. Abdul Ghani Kasuba dan wakilnya dari kader internal.

“Sedangkan sebagai Waki Gubernur Maluku Utara adalah kader PDI Perjuangan. Dia adalah M. Al Yasin Ali, Bupati Halmahera Tengah dua periode,” kata Megawati.

Mereka yang mendapatkan rekomendasi dari PDIP di ajang Pilgub 2018

Untuk NTB, PDIP menunjuk Tuan Guru Haji Ahyar Abduh sebagai calon gubernur. Sedangkan calon wakil gubernur adalah Mori Hanafi, SE, M.Comm (Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB).

Sementara untuk Lampung, Megawati mengaku telah memikirkan dan menimbang dengan matang.

“Setelah saya menimbang, memikirkan yang terbaik, maka dengan bulat saya putuskan, bahwa calon wakil gubernur Lampung adalah Ir. Sutono, MM (Sekda Provinsi Lampung),” katanya.

Presiden ke-5 RI tersebut meminta kepada seluruh kader PDIP untuk menjalankan intruksinya dengan sebaik-baiknya.

“Menangkanlah para calon tersebut dengan cara gotong royong. Bekerjalah dengan penuh keyakinan politik, tanpa mengenal lelah, dan dengan elan perjuangan yang berkobar-kobar,” tandasnya. (zp/03)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here