SEMARANG – Setelah prosesi pendaftaran ke KPU, Hari ini (12/1/2018) pukul 08.00, dua pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Jateng Ganjar Pranowo-Gus Yasin dan Sudirman Said-Ida Fauziyah dijadwalkan akan menjalani tes kesehatan dan psikologi di rumah sakit umum pusat (RSUP) Dr Kariadi, Semarang.
Pemeriksaan ditekankan pada tiga aspek yakni kesehatan jasmani, rohani, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Pelaksanaan tes kesehatan akan dilanjut  Sabtu (13/1/2018) di Paviliun Garuda dan Diklat.
Guna persiapan pemeriksaan tersebut, telah dilakukan sosialisasi kepasa kedua paslon di Hotel Patra Semarang, Kamis malam (11/1/2018)

Ketua KPU Jateng Joko Purnomo mengatakan, KPU sudah menyiapkan tim dokter untuk melakukan tes psikologi dan tes kesehatan. Untuk pemeriksaan kesehatan, KPU menggandeng tiga organisasi, yakni Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Psikolog Indonesia (IPI), dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jateng.

Joko menyebutkan, jadwal pemeriksaan kesehatan akan dimulai pukul 07.00 WIB di Pavilliun Garuda RSUP Dr Kariadi. Sebelum menjalani pemeriksaan, masing-masing paslon harus menandatangani berkas surat persetujuan bahwa hasil pemeriksaan akan diserahkan ke KPU, dan menyerahkan riwayat kesehatan beserta obat yang digunakan. “Pada pukul 08.00 WIB akan dilakukan tes urine oleh tim dari BNN,” katanya.

Setelah menjalani tes urine, lanjut Joko, dilanjutkan tes psikologi yang akan ditangani tim dari Ikatan Psikologi Indonesia. Sementara untuk pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani paslon akan dilakukan pada Sabtu (13/1/2018).

Selain pemeriksaan kesehatan bagi paslon cagub-cawagub, RSUP Dr Kariadi Semarang juga melayani pemeriksaan kesehatan untuk paslon calon bupati-wakil bupati yang mengikuti Pilkada Serentak 2018. “Di Jateng ini ada tujuh wilayah yang melaksanakan pilkada serentak. Pemeriksaan kesehatan ini dibagi dua tempat, yakni di RSUP Dr Kariadi dan RSUD Dr Moewardi Solo,” ujar Joko.

Khusus RSUP Dr Kariadi, lanjut Joko, selain paslon pilgub, juga paslon bakal cabup-cawabup dan calon wali kota dari Kota dan Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Kudus. Sedang paslon dari Kabupaten  Karanganyar, Temanggung, Magelang dan Banyumas, dilakukan di RSUD Dr Moewardi.

Joko menyebutkan, setelah pemeriksaan kesehatan, akan dilanjut penelitian administrasi dan verifikasi faktual sampai 16 Januari 2018. “Persyaratan administrasi di antaranya adalah surat rekomendasi dari DPP masing-masing, jika koalisi partai maka harus ada surat rekomendasi gabungan partai itu,” ucapnya.

Namun, jika terjadi kekurangan persyaratan selama masa pemeriksaan administrasi, KPU akan memberikan kesempatan bagi pasangan bakal cagub-cawagub untuk memperbaiki persyaratan selama tiga hari (zp/03)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here