Tinjau TMMD, Pangdam IV/Diponegoro: Pembangunan ini Harus Dirawat dan Dijaga

Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi bersama Dandim 0733 BS Semarang Kol Kav Zubaedi meninjau hasil TMMD di Rowosari Semarang.

SEMARANG – Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Mocamad Effendi, meninjau pelaksanaan TMMD di kelurahan Rowosari, Rabu (8/4).

Dalam peninjauan yang didampingi oleh dampingi Dandim 0733 BS Semarang, Kolonel Kav Zubaedi SSos MM, Camat Tembalang Kusnis dan Lurah Rowosari Surata SPd itu, Pangdam meminta warga merawat dengan baik hasil TMMD untuk pentingan warga.

Pangdam mengatakan, pembangunan sarana masyarakat dan rumah warga memiliki manfaat yang luar biasa dalam mengembangkan wilayah dan meningkatkan taraf hidup warga Rowosari.

Hasil TMMD Reguler Ke-107 Kodim 0733 BS Semarang di wilayah Rowosari akan mengatasi sejumlah kendala dan hambatan yang sebelumnya terjadi di lingkungan ini. Salah satunya adanya talud dan saluran akan memperlancar aliran air dan mengurangi dampak banjir seperti beberapa waktu lalu sering terjadi.

“Adanya sarana jalan paving dan beton, akan memudahkan akses transportasi bagi warga Rowosari. Oleh karena itu, hasil pembangunan ini selain harus dimanfaatkan juga patut dijaga dan dirawat supaya tidak rusak,” tegas Mayjen TNI Mochamad Effendi.

Sementara itu, Dandim 0733 BS Semarang dalam laporannya mengungkapkan sasaran program TMMD yang dikerjakan sudah mencapai 90 persen dan diperkirakan akan selesai sebelum Selasa (14/4) depan.

Sasaran Program TMMD di Kelurahan Rowosari yang dimulai pada Senin (16/3) lalu ini antara lain renovasi 20 unit Rumah Tak Layak Huni (RTLH) menjadi Rumah Layak Huni milik warga tidak mampu. Selain itu ada pembangunan talud dan saluran, pavingisasi dan betonisasi jalan tembus Rowosari-Meteseh.

Sementara Camat Tembalang, Kusrin mengapresiasi Kodam IV Diponegoro dan Kodim 0733 BS Semarang yang telah membantu memajukan dan membantu wilayah Tembalang dengan menggelar TMMD.

“Saya menilai TMMD untuk membangun wilayah memiliki nilai strategis. Karena keikutsertaan warga dalam membangun, maka mereka pun memiliki rasa kebanggaan dan memiliki hasil kerjanya, sehingga memberikan dampak psikologis untuk menjaga dan merawatnya,” kata Kusrin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here