Tristand Panoland Pimpin HIPMI Kota Semarang

Ketua Umum Hipmi Kota Semarang terpilih Tristand Panoland (paling kanan) berfoto bersama Ketua BPD Hipmi Jateng Billy Dahlan dan Ketua Hipmi Kota Semarang sebelumnya Aditya Pratomo. 

SEMARANG, zonapasar.com – Tristand Panoland terpilih menjadi Ketua Umum BPC Hipmi Kota Semarang periode 2018-2021 dalam muscab IV BPC HIPMI Kota Semarang yang berlangsung di Hotel Dalu Semarang, Jumat (14/6).

Muscab dihadiri oleh  Ketua BPD Hipmi Jawa Tengah Billy Dahlan dan Senior BPD Hipmi Jawa Tengah, Dede Indra Permana bersama pengurus dan anggota Hipmi. 

Kaderisasi merupakan hal yang penting untuk sebuah organisasi kepemudaan, seperti Hipmi di Kota Semarang. Untuk itu diharapkan kaderisasi harus terus berjalan, termasuk merekrut anggota-anggota baru.
Harapan tersebut disampaikan oleh Ketua BPD Hipmi Jawa Tengah Billy Dahlan.

“Banyak pengusaha muda di Kota Semarang yang ingin masuk ke Hipmi, belum lagi kader yang ada di beberapa perguruan tinggi. Kaderisasi ini penting dan saya pesan agar kaderisasi ini harus berjalan,” ujarnya.

Billy menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum maupun pengurus BPC Hipmi Kota Semarang atas kinerjanya selama empat tahun ini. “Kepada ketua umum dan pengurus yang baru harus terus dapat mengharumkan nama Hipmi,” imbuhnya.

Dalam Muscab kemarin, Tristand Panoland terpilih menjadi Ketua Umum BPC Hipmi Kota Semarang masa bhakti 2018-2021. Sementara itu Teguh Watu Jaya K yang sebelumnya ikut mencalonkan diri memilih untuk mengundurkan diri dalam pencalonan.

Tristand Panoland seusai terpilih menuturkan, BPC Hipmi Kota Semarang bertekad ingin memberikan kontribusi nyata ke Pemerintah Kota Semarang. “Tentu saja sesuai dan sejalan dengan visi misi pembangunan yang sedang dilakukan Pemerintah Kota Semarang,” tuturnya.

Pihaknya juga akan segera melakukan konsolidasi bersama pengurus dan menyiapkan program-program guna pemberdayaan maupun pengoptimalan peran pengusaha muda di Kota Semarang.
Ketua Umum BPC Hipmi Kota Semarang masa bhakti 2015-2018, Aditya Pratomo mengemukakan, pelaksanaan muscab ini sempat tertunda lantaran adanya agenda Pemilu 2019 kemarin. Meski waktunya mundur, namun Muscab harus tetap dijalankan agar roda organisasi kembali berjalan.

Ditambahkan, pengusaha muda sekarang harus jeli membaca peluang dan menerapkan strategi dalam berbisnis. ”Perlu kejelian dan kreatif dalam mengangkat peluang usaha. Kuliner harus kreatif, dalam rasa, varian, maupun penyajian. Kenyataannya konsumen sekarang menyukai suka hal-hal yang baru dan unik,” tandasnya. (ZP/01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here