PolitikPilkada 2020Antar Ganjar Daftar ke KPU,  Atiqah Diperiksa Bawaslu

Antar Ganjar Daftar ke KPU,  Atiqah Diperiksa Bawaslu

-

- Advertisment -spot_img

SEMARANG – Keikutsertaan Siti Atiqah saat suaminya Ganjar Pranowo mendaftarkan diri sebagai bakal calon gubernur Jateng bersama Taj Yasin ke Kantor KPU Jateng,  Selasa, 9 Januari 2018 lalu ternyata tak lepas dari pengamatan Bawaslu.  Atiqah dinilai bersalah karena statusnya sebagai seorang PNS (ASN)  di Dinas Bapermasdes Jateng.  Bahkan,  Siti Atiqah langsung dipanggil Bawaslu Jateng untuk diperiksa.

Ketua Bawaslu Jateng, Fajar Subkhi AK Arif, mengatakan Siti Atiqoh sudah diperiksa petugasnya pada tanggal 10 Januari kemarin untuk dimintai keterangan soal statusnya sebagai pegawai negeri sipil (PNS) saat pendaftaran calon berlangsung.

Atiqoh, kata Fajar terlihat ikut menemani Ganjar saat mendaftar ke KPU pada Selasa (9/1) kemarin. Padahal, yang bersangkutan diketahui tercatat sebagai pegawai negeri di Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dipermasdes) Provinsi Jateng.

“Dia langsung dipanggil tanggal 10 dan langsung hadir. Sudah dimintai penjelasan, berkaitan kehadiran saat pendaftaan,” ungkap Fajar, Selasa (16 /1/2018)

Siti Atiqah dan suaminya Ganjar Pranowo, Gubernur Jateng dalam sebuah acara kedinasan. Foto Twitter

Fajar mengatakan,  Atiqoh telah melakukan klarifikasi langsung soal kedudukannya sebagai pegawai negeri.  Atiqoh mengaku ketika itu mendampingi suaminya dalam keadaan cuti kerja. Sehingga menurutnya tidak ada halangan ketika mendampingi.

“Dia alasannya  sudah cuti, jadi hadir mendampingi suami,” katanya.

Asal tahu, jauh jauh hari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah memperingatkan jajarannya untuk bersikap netral saat Pilkada berlangsung.

Pemprov melarang semua aparatur sipil negara (ASN) untuk mengunggah foto bersama pasangan calon (paslon) di jejaring media sosial (medsos), memasang sepanduk calon, menghadiri deklarasi, menggunggah tautan di medsos tentang keberpihakan termasuk foto bersama dengan paslon yang menggunakan atribut kampanye. Yang terakhir bila ASM menghadiri ulang agenda pasangan calon.

Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sri Puryono mengatakan hal ini sesuai UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang kinerja aparatur negara serta UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang pemilihan gubermur, bupati dan walikota. (ZP/03)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Smartfren Sediakan Hadiah Miliaran Rupiah di Rejeki WOW Treasure Hunt Periode Ketiga

JAKARTA – Setelah sukses membagikan hadiah sekaligus membuka peluang baru untuk lebih dari 3,9 juta pemenang, sekarang Smartfren menghadirkan...

Mulai Hari Ini Tarif Rapid Test Antigen di Stasiun Turun Menjadi Rp 45.000

SEMARANG - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menerapkan tarif baru untuk layanan Rapid Test Antigen di Stasiun dari sebelumnya...

Original Coklat dari Hotel Santika Pekalongan

PEKALONGAN - Coklat? Makanan manis yang bisa menjadi Mood Boster untuk sebagian orang. Makanan manis satu ini tentu sangat...

Usaha Jus Organik Pelajar Semarang Ini Raup Omzet Jutaan

SEMARANG - Usaha jus buah dan sayuran organik yang ditekuni pelajar di Kota Semarang ini membawa keberuntungan bagi kondisi...
- Advertisement -spot_imgspot_img

KA Lokal PSO Kedungsepur dan Ekonomi Lokal Cepu, Kembali Beroperasi

SEMARANG - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang, kembali mengoperasikan KA Lokal PSO mulai Rabu 22 September...

Sporty Car Kian Diminati, Nasmoco Hadirkan 5 Varian Toyota Gazoo Racing

SEMARANG - Diperkenalkan sejak dua tahun lalu, deretan model Toyota Gazoo Racing mulai dari sports car GR Supra hingga...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda