Ekonomi BisnisTekan Kebocoran Retribusi Pasar, Wali Kota Semarang Luncurkan e-Retribusi

Tekan Kebocoran Retribusi Pasar, Wali Kota Semarang Luncurkan e-Retribusi

-

- Advertisment -spot_img

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi didampingi Wakil Wali Kota Hevearita Gunaryanti Rahayu mencoba mesin Elektronik Data Capture (EDC) E-Retribusi Pasar yang diperuntukkan bagi pedagang pasar sampangan

Semarang –  Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meluncurkan sistem pembayaran retribusi pedagang pasar secara online atau yang disebut dengan e-Retribusi di Kawasan Pasar Sampangan. Dalam implementasinya, Pemerintah Kota Semarang bekerja sama dengan tiga lembaga keuangan atau perbankan yaitu Bank BNI, Bank Jateng dan BTN.

Wali Kota mengatakan, e-Retribusi pasar ini salah satu program Pemerintah Kota Semarang yang berbentuk transaksi non tunai atau cash flow money yang bertujuan untuk mengurangi perilaku konsumtif.

“Selain itu melalui sistem pembayaran non tunai, biaya pengelolaan dan perawatan uang tunai dapat diminimalkan, karena membutuhkan biaya yang tidak sedikit, misalnya saja untuk mencetak uang baru dan mencetak uang lagi yang sudah rusak. Jika transaksinya non tunai Insya Allah biaya itu tidak akan terpakai dan bisa digunakan untuk melaksanakan kegiatan pembangunan yang lain,” jelas Wali Kota, saat meluncurkan e-retribusi di Pasar Sampangan, Kamis (31/5).

Wali Kota menjelaskan, ada tiga hal pokok yang menjadi manfaat e-retribusi. Pertama, secara administrasi mejadi lebih tepat dan terperinci sehingga menekan biaya kebocoran. Yang kedua, tidak ada biaya perawatan terhadap uang cash sehingga alokasi anggaran bisa dipakai untuk kegiatan yang lain. Dan yang ketiga, transaksinya menjadi lebih rigid dan detail sekali.

“Jika kita membeli di toko retail seringnya kembalian uang dikembalikan dengan ribuan dan permen, namun dengan menggunakan transaksi non cash ini bisa dipakai uangnya sesuai dengan transaksi yang dipergunakan” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Prawoto menambahkan, sistem e-retribusi ini akan diterapkan tidak hanya di pasar tradisional saja namun juga akan diterapkan di pasar krempyeng dan para Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Semarang. Total seluruh pasar yang akan menerapkan e-retribusi sebanyak 28 ribu pedagang yang tersebar di 52 pasar.

“Jadi kami sudah terbantu dengan Bank Jateng, 16 pasar itu UPTD Pedurungan dan UPTD Jatingaleh. Nah ini BNI 46 UPTD Karangayu dan UPTD Bulu. Jadi total sudah 30 pasar, sisanya nanti mudah-mudahan setelah lebaran dari BTN siap launching. Kami kerjasama dengan tiga perbankan untuk mempercepat e-retribusi di pasar-pasar, termasuk nanti pasar krempyeng maupun PKL-PKL di Kota Semarang,” ungkapnya.

Mengenai tarif e-retribusi, Fajar menyatakan tarif disesuaikan berdasarkan luasan lahan kios, los atau yang pedagang tempati yang disesuaikan dengan Perda penataan pasar saat ini.

 

“Semua tarif sama, tergantung luasan ada yang 600, ada yang 500, tergantung yang dia miliki. Kalau dia 2×2 berarti khan 4, kali 500 jadi 2000 per hari. Termasuk jenisnya; kios maksimal 650 per hari, los dan pancakan berbeda karena kita ada Perda dari penataan pasar itu,” ujarnya.

Fajar menambahkan, butuh waktu sekitar setengah tahun untuk menerapkan e-retribusi yang rata-rata para pedagang belum paham teknologi. Namun, dengan sosialisasi dan pembelajaran yang dilakukan oleh pihak perbankan kepada para pedagang saat ini tidak kesulitan.(ZP/01)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

XL Axiata Donasikan 100 Laptop ke Belasan Pesantren

BOYOLALI -  PT XL Axiata (XL Axiata) menyalurkan donasi 100 unit laptop dan sarana akses internet untuk 12 pondok pesantren...

Apindo Semarang Jamin Perusahaan Bayar THR Secara Penuh

SEMARANG - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Semarang memastikan perusahaan di kawasan ini akan membayar Tunjangan Hari Raya (THR)...

Dipimpin Evolusi OLED, Lini TV LG Tahun 2021 Siap Meluncur

JAKARTA - PT LG Electronics Indonesia (LG) mengeluarkan pernyataan kesiapan perusahaan dalam memperkenalkan lini TV terbarunya di tahun ini....

SIG Bukukan Laba Rp450,36 Miliar

*Kuartal I Tahun 2021 JAKARTA– PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Kuartal I tahun 2021 mencatatkan laba yang dapat diatribusikan...
- Advertisement -spot_imgspot_img

XL Axiata Donasikan 100 Laptop ke Belasan Pesantren

*Kembangkan Desa Digital BOYOLALI- PT XL Axiata (XL Axiata) menyalurkan donasi 100 unit laptop dan sarana akses internet untuk 12...

Jelang Larangan Mudik, 27 Ribu Kendaraan Sudah Masuk Jateng Via Tol

SEMARANG - Jasa Marga Semarang-Batang mencatat 27 ribu kendaraan sudah memasuki Jawa Tengah hingga 1 Mei 2021 jelang larangan...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda