Juliari Dorong IKM di Kota Semarang Manfaatkan E-commerce

Dari tengah Anggota DPR-RI Komisi VI dari PDIP, Juliari P Batubara dan Kepala Dinas Perindustrian Kota Semarang, Nurjanah saat melihat hasil produk IKM dalam kegiatan penyerahan fasilitas bantuan mesin dan peralatan dari Kementerian Perindustrian RI kepada IKM di Kota Semarang di Kantor Kecamatan Semarang Barat, Semarang, Jumat (7/9).

SEMARANG- Anggota DPR-RI komisi VI dari fraksi PDIP, Juliari P Batubara mendorong pelaku industri kecil dan menengah (IKM) di Kota Semarang bisa memanfaatkan e-commerce untuk memasarkan produknya agar kian dikenal dan sukses dalam berbisnis.

“Sekarang buat toko kan butuh biaya besar, iya kalau orang datang dan kita kan enggak bisa paksa (datang ke toko). Sekarang melalui handphone sudah bisa beli ini (barang yang diinginkan) engga perlu datang dan (kesempatan) ini harus dimanfaatkan,” ujar Juliari, di sela-sela acara penyerahan fasilitas bantuan mesin dan peralatan dari Kementerian Perindustrian RI kepada IKM di Kota Semarang di Kantor Kecamatan Semarang Barat, Semarang, Jumat (7/9).

Ia menjelaskan, seorang pengusaha bisa sukses atau sebaliknya dikembalikan pada pelaku usaha itu sendiri. Apakah ia bisa mempertahankan kualitas dan bisa memasarkan produknya dengan baik. Namun, lanjutnya peran pemerintah juga sangat perlu oleh karena itu ia meminta Dinas Perindustrian Kota Semarang bisa membantu pemasarannya.

“Sukses tidaknya tergantung pelaku usaha, kalau dia bisa mempertahan kualitas dan bisa memperluas pemasarannya bisa sukses,” jelasnya.

Dia melanjutkan, potensi industri di Kota Semarang yang baik juga harus bisa dikuasai para pelaku usaha lokal Semarang agar bisa menjadi tuan rumah di kotanya sendiri.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Kota Semarang, Nurjanah menambahkan, perkembangan IKM di Kota Semarang terus mengalami peningkatan, bahkan saat ini jumlahnya telah mencapai 3.770 IKM.

Nurjanah menjelaskan, IKM di Kota Semarang masih memiliki berberapa kendala mulai dari modal hingga pemasaran produk. Melihat hal itu, lanjutnya Dinas Perindustrian Kota Semarang telah menyiapkan beberapa langkah agar IKM di Semarang bisa lebih produktif dan maju.

“Semakin hari semakin maju, IKM sekarang ada 3.770. Kendalanya masih di permodalan dan pemasaran. Namun sekarang untuk permodalan sudah ada kebijakan tentang kredit wibawa dengan bunga ringan. Sedangkan untuk pemasaran kami bekerjasama dengan e-commerce yang ada dan juga Kementerian Perindustrian dan Pemerintah Provinsi sudah membantu pemasarannya,” terangnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here